Kompas TV nasional peristiwa

Ketua KPU: Ada 90 Petugas Meninggal saat Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

Kompas.tv - 24 Februari 2024, 07:24 WIB
ketua-kpu-ada-90-petugas-meninggal-saat-pemungutan-dan-penghitungan-suara-pemilu-2024
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari di kantornya, Kamis (15/2/2024). (Sumber: Fadel Prayoga/Kompas TV)
Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan dukacita kepada keluarga petugas pemungutan suara yang meninggal dunia saat bertugas dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyebut, sejak 14 hingga 23 Februari 2024, terdapat 90 petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang meninggal dunia.

Dari 90 petugas tersebut, 60 merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 30 petugas ketertiban TPS. 

"Sampai dengan saya menyampaikan informasi ini, hari ini Jumat 23 Februari, data yang kami terima dari teman-teman KPU provinsi, KPU kabupaten/kota, petugas pemungutan suara yang meninggal ada 90 orang," ujar Hasyim saat jumpa pers di kantor KPU Pusat, Jumat (23/2/2024).

Hasyim menambahkan, KPU telah memberikan santunan kepada keluarga dari 20 orang petugas pemungutan suara yang meninggal dunia dan sisanya masih dalam proses.

Baca Juga: Sempat Bertugas Pakai Kursi Roda, Anggota KPPS di Grobogan Berakhir Rawat Inap di Rumah Sakit

Besaran santunan yang diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan yakni sebesar Rp36 juta untuk santunan meninggal dunia dan Rp10 juta untuk biaya pemakaman.

Besaran santunan tersebut sesuai dengan Surat Menteri Keuangan S-647/MK.02/2022 melalui Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) Tahapan Pemilihan Umum dan Tahapan Pilkada.

"Selebihnya masih dalam proses. Kami turut berdukacita atas meninggalnya saudara-saudara kita petugas TPS," ujarnya. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan kesempatan kepada almarhum untuk mejadi petugas pada saat pemungutan dan penghitungan suara," tambah Hasyim. 


 



Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA



Close Ads x