Kompas TV nasional politik

Surya Paloh Tunggu Undangan Megawati: Masyarakat Ingin Lihat Kita Duduk Bersama

Kompas.tv - 23 Februari 2024, 20:29 WIB
surya-paloh-tunggu-undangan-megawati-masyarakat-ingin-lihat-kita-duduk-bersama
Ketua Umum Partai NaDem Surya Paloh saat memberikan keterangan di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (23/2/2024). (Sumber: KOMPAS TV)
Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh masih menunggu undangan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk bertemu. 

Pertemuan Surya Paloh dan Megawati yang menjadi tokoh sentral di masing-masing poros partai pengusung pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024, masih dinanti. 

Surya adalah tokoh dari poros pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, sedangkan Megawati adalah tokoh dari poros Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Surya menjelaskan, dirinya jauh-jauh hari sudah menyatakan ingin bertemu dengan Megawati. Namun hingga saat ini, belum mendapat undangan dari PDIP.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi hal yang penting untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa perbedaan politik bukan berarti memisahkan silaturahmi dan komunikasi. 

Baca Juga: Hak Angket DPR, Surya Paloh: Hak Konstitusiaonal Wajib di Hormati

"Komunikasi antara saya dan Mbak Mega itu komunikasi yang amat sangat dibutuhkan oleh katakanlah sebagian besar masyarakat yang menginginkan bagaimana kita duduk bersama untuk melihat masa depan bangsa ini," ujar Surya di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (23/2/2024).

Meski belum mendapat undangan, dia masih berharap bisa bertemu dengan Megawati.

Menurutnya, setelah Pilpres 2024, setiap elemen bangsa perlu duduk bersama untuk memberi gambaran bahwa membangun bangsa butuh kerja sama semua pihak, termasuk dari masyarakat. 

"Saya pikir mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi. Mudah-mudahan. Barangkali apakah Mbak Mega sudah mempunyai waktu, pikiran, kondisi yang tepat, itu terserah Mbak Mega aja," ujar Surya.

Sebelumnya, Surya sudah bertemu dan makan malam dengan Presiden Joko Widodo di Istana, Minggu (18/2/2024).

Baca Juga: Hasto Enggan Tanggapi Wacana Pertemuan Megawati-Jokowi: Pemilu Harus Diselamatkan Lebih Dulu

Pertemuan tersebut dinilai sebagian kalangan sebagai sinyal NasDem akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju di bawah pemerintahan selanjutnya. 

Namun, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menegaskan, pertemuan itu tak menunjukkan posisi NasDem pada pemerintahan periode 2024-2029. 

Ali mengeklaim, Surya punya etika dan tidak mungkin melakukan pembicaraan yang akan melanggar komitmen saat penghitungan suara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih berlangsung.


 



Sumber : Kompas TV

BERITA LAINNYA



Close Ads x