Kompas TV nasional politik

Begini Respons Jokowi soal Rencana Ketemu Megawati

Kompas.tv - 24 Januari 2024, 10:20 WIB
begini-respons-jokowi-soal-rencana-ketemu-megawati
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas saat memberikan keterangan pers, di Istana Negara, Jumat (05/01/2024). (Sumber: Kemenpanrb)
Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

JAKARTA, KOMPAS TV - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menanggapi isu rencana dirinya ingin bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan atau PDIP Megawati Soekarnoputri. 

Ia mengatakan hingga saat ini belum ada jadwal atau waktu yang dijadwalkan untuk bertemu dengan Megawati. 

"Belum ada (rencana ketemu Megawati)," kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: Jawab Hasto soal Rencana Pertemuan Megawati dan Jokowi

Ia mengakui dirinya berkomunikasi baik dengan Megawati. Misalnya, seperti kala Megawati ulang tahun ke-77, ia mengirimkan bunga.

"Ya biasa (komunikasi). Ya kan Bu Mega berulang tahun, saya kirim bunga biasa saja," ujarnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Seken) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bila Presiden Jokowi ingin bertemu Megawati, bisa ditemani dua menteri Kabinet Indonesia Maju yang belakangan dikabarkan bakal mundur dari Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.


Selain itu, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

"Nanti kalau mau datang biar ditemani Bu Sri Mulyani dan Pak Basuki serta Pak Ahok,” kata Hasto di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024). 

Meski begitu, Hasto menyatakan Megawati selalu membuka ruang bagi pemimpin yang memikirkan bangsa dan rakyat di atas kepentingan pribadi. 

Baca Juga: Sekjen PDIP: Bila Pak Jokowi Ingin Bertemu Bu Mega, Biar Ditemani Sri Mulyani, Basuki dan Ahok

“Pintu Bu Mega kan selalu terbuka bagi pemimpin yang selalu memikirkan bagi rakyat bangsa dan negara jauh di atas kepentingan pribadi dan keluarga,” katanya. 
 




Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x