Kompas TV nasional rumah pemilu

Pakar Politik Sebut Prabowo Harus Tinggalkan Gimik Gemoy: Kembalilah ke Jati Diri

Kompas.tv - 29 November 2023, 21:16 WIB
pakar-politik-sebut-prabowo-harus-tinggalkan-gimik-gemoy-kembalilah-ke-jati-diri
Calon presiden Prabowo Subianto, didamping calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka, saat berbicara dalam acara Rakornas Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (27/11/2023). (Sumber: Kompas TV)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar politik Universitas Andalas, Asrinaldi menyebut bahwa gimik "gemoy" bisa menjadi bumerang bagi pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Asrinaldi pun menyarankan Prabowo agar menunjukkan jati dirinya.

Asrinaldi menyebut Prabowo cenderung dikenal sebagai sosok nasionalis yang kuat. Menurutnya, gimik "gemoy" yang digembar-gemborkan saat ini jauh dari kesan umum Menteri Pertahanan RI itu.

"Prabowo harus kembali ke jati dirinya sebagai seorang nasionalis yang kuat karena sekarang sudah ada saingannya seperti Mahfud MD," kata Asrinaldi, Rabu (29/11/2023).

Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran Jawab Ketum PDI-P: Kekuasaan Hari Ini Dibentuk Megawati Sendiri Selama 10 Tahun

Gimik "gemoy" disebutnya justru melunturkan kesan kuat dan tegas yang lekat dengan Prabowo pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019.

"Dahulu dikatakan Indonesia harus mandiri, tidak lagi impor, tunjukkan kalau kita kuat, 'kan dahulu seperti (itu) Pak Prabowo terkenalnya," kata Asrinaldi.

Dosen Universitas Andalas itu pun menyebut gimik "gemoy" justru bisa merugikan perolehan suara Prabowo-Gibran karena menurutnya milenial semakin cerdas memilih. Pemilih berpendidkan, kata Asrinaldi, tidak akan termakan oleh gimik dan cenderung mengalihkan dukungan ke pasangan calon lain.

"Kita juga punya pemilih kelas menengah yang mengandalkan rasionalitas dan kualitas dalam memilih. Anak muda ini juga bisa terpengaruh oleh sosok lain, bisa dimobilisasi," kata Asrinaldi sebagaimana dikutip Antara.


Diberitakan Kompas TV sebelumnya, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Rosan Roeslani menyebut gimik "gemoy" bisa menjadi pintu masuk kaum muda untuk menyelami gagasan Prabowo-Gibran.

Roslan pun mengeklaim image atau citra "gemoy" yang melekat pada Prabowo "organik" berasal dari anak muda, bukan polesan tim kampanye.

"Bukan kami yang bikin ide 'gemoy', bukan. Ini tumbuh secara organik dari bawah dan ketertarikan anak muda itu," kata Rosan saat peresmian markas Sekretariat TKN Prabowo-Gibran di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/11).

Baca Juga: Gimik Gemoy Dicibir PKS, TKN Prabowo-Gibran: Ini Organik dari Anak Muda, Bukan Kami yang Bikin

 



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.