Kompas TV nasional peristiwa

Kabar Duka Hari Ini: Penulis dan Pakar Politik Mochtar Pabottingi Meninggal Dunia

Kompas.tv - 4 Juni 2023, 08:36 WIB
kabar-duka-hari-ini-penulis-dan-pakar-politik-mochtar-pabottingi-meninggal-dunia
Penulis dan pakar politik Mochtar Pabottingi meninggal dunia pada Minggu (4/6/2023) (Sumber: Tribunnews)
Penulis : Dian Nita | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penulis, peneliti dan pakar politik Mochtar Pabottingi meninggal dunia pada MInggu (4/6/2023) dini hari gtadi pukul 00.30 WIB.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke hadirat Ilahi, Bapak Dr. Mochtar Pabottingi. Hari Minggu dini hari (4 Juni 2023), jam 12.30 (00.30)," bunyi pesan duka yang diterima Kompas.tv, Minggu.

"Semoga almarhum kembali dengan khusnul khatimah dan bisa beristirahat dengan damai. 
Semoga pula segenap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,
" lanjut pesan tersebut.

Kabar Mochtar Pabottingi tutup usia itu juga dikonfirmasi oleh akademisi Universitas Hasanuddin, Laode M Syarif melalui akun Twitternya.

Baca Juga: Puan Maharani Berduka Ayah Mertua Meninggal, Sederet Pejabat Hadir di Kediaman Sukmono Hadi

"Telah BERPULANG, Pemikir-Penulis-Peneliti-Ilmuwan yang KONSISTEN & BERINTEGRITAS: “Prof (Emeritus) MOCHTAR PABOTTINGI” Sungguh dia teladan baik buat negeri tercinta. Insya Allah …Illahi Rabbi menyambutmu dalam surganya. Alfatihah," tulis Laode.

Rencananya, jenazah Mochtar Pabottingi akan disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.


Sebelum meninggal, Mochtar Pabottingi sempat dikabarkan terbaring koma di Rumah Sakit EMC Pulomas, Jakarta Timur.

Hal itu disampaikan oleh akademisi Universitas Paramadina Yudi Latif pada 9 Mei 2023 lalu.

Baca Juga: Ayah Mertua Puan Maharani Meninggal, Sejumlah Pejabat Melayat ke Rumah Duka

"Teman-teman semua, Prof Mochtar Pabottingi udah lama koma di Rumah Sakit EMC Pulau Mas. Perlu uluran tangan semua. Bpk dirawat di ICU, Tapi hari ini tim dokter sudah mengatakn, walau masih koma Bpk harus dipindahkn ke kamar, dan selanjutnya harus home care,” ujar Yudi Latif.

“Kata mereka K. Mochtar sudah seperti pohon yang hanya bisa diberi makan dan disiram. Saya sedih sekali, beginikah akhirnya seorang pemikir, yang hari-harinya memikirkn keadaan Negara," ungkapnya, dikutip dari Tribunnews.

 



Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA



Close Ads x