Kompas TV nasional hukum

Pengamat Kepolisian Nilai Ada Arogansi dalam Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka

Sabtu, 4 Februari 2023 | 06:05 WIB
pengamat-kepolisian-nilai-ada-arogansi-dalam-kasus-mahasiswa-ui-tewas-ditabrak-jadi-tersangka
Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto  (Sumber: Tangkapan layar KOMPAS TV)
Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menilai penetapan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Attalah yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sebagai tersangka menunjukkan polisi tidak punya sensitivitas dan empati.

Ia berpendapat, seharusnya kepolisian berpihak kepada yang lemah.

“Korban meninggal dunia tidak bisa membela diri. Kemudian, jika penabrak dijadikan tersangka, akan memudahkan polisi untuk menyelidiki. Masalah tidak ditemukan bukti itu soal lain,” ujarnya, Jumat (3/2/2023).

Terkait keluarga melaporkan penabrak kepada polisi, ia melihat hal itu sebagai hak korban. Namun, ia sempat mendengar bahwa laporan model B, atau laporan polisi yang dibuat oleh anggota Polri atas laporan atau pengaduan yang diterima dari masyarakat, tidak diterima.

Baca Juga: Rekomendasi Kompolnas Tunggu Hasil Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI

“Tentu ini mengecewakan keluarga korban. Harusnya kalau ada keluarga korban laporan model B juga diterima,” ucapnya.

Menurut Bambang Rukminto, proses hukum harus dijalankan. Artinya, benar salah bisa dibuktikan di pengadilan.

“Dalam kasus ini, saya melihat ada arogansi,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi ulang kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI Muhammad Hasya Attalah, Kamis (2/2/23) siang. Dalam rekonstruksi, Korlantas Polri melibatkan tim traffic accident analysis (TAA) untuk mengetahui penyebab kecelakaan dengan akurat dengan bukti fisik seperti bekas goresan ban dan goresan di bemper mobil.

Baca Juga: Psikolog Forensik: Ada Kode Senyap Polisi Tangani Kasus Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

Hasya tewas diduga karena tertabrak oleh AKBP purnawirawan Eko Setia Budi Wahono pada Oktober 2022. Dari pengusutan yang dilakukan polisi, almarhum Hasya justru ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai mengendarai sepeda motor hingga menyebabkan dirinya meninggal dunia.        


 

 



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Evakuasi Penumpang Kapal Tenggelam

Minggu, 1 Oktober 2023 | 12:57 WIB
Berita Daerah

Wisata Air Terjun Saluopa Sepi Pengunjung

Minggu, 1 Oktober 2023 | 12:41 WIB
Berita Daerah

Kemah Lintas Agama

Minggu, 1 Oktober 2023 | 12:33 WIB
Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.