Kompas TV lifestyle kesehatan

Ramai Cairan Infus Dijadikan Toner Wajah, Ini Penjelasan Dokter

Kompas.tv - 11 Juli 2024, 21:00 WIB
ramai-cairan-infus-dijadikan-toner-wajah-ini-penjelasan-dokter
Ilustrasi cairan infus. Heboh cairan infus dipakai untuk toner pembersih wajah dan dokter kecantikan beri penjelasan baik atau tidaknya. (Sumber: Tribun News)
Penulis : Kiki Luqman | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Warganet dibuat heboh oleh seseorang yang menggunakan cairan infus sebagai toner untuk membersihkan wajah, dan hal ini bikin viral di media sosial.

Menurut dr. Ismiralda Oke Putranti, spesialis kulit dan kelamin di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Banyumas, Jawa Tengah, penggunaan cairan infus sebagai toner aman selama tidak terkontaminasi.

“100 persen aman karena steril, yang membuat tidak steril kalau sudah terlanjur dibuka. Harus ada penutup khusus untuk menjaga kesterilannya,” jelasnya, Selasa (9/7/2024), dikutip dari Kompas.com

Sejalan dengan pendapat Ismiralda, dr. Agnes Rosarina Prita Sari dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta juga menyatakan bahwa cairan infus bisa diaplikasikan ke kulit wajah, tetapi hanya infus jenis NaCl 0,9 persen.

Baca Juga: Contoh Proposal Kegiatan HUT RI 17 Agustus, Lengkap untuk RT, Karang Taruna dan Sekolah

Perlu diketahui, ada dua jenis infus: NaCl 0,9 persen dan ringer laktat. Keduanya memiliki komposisi yang berbeda. Infus NaCl hanya terdiri dari air dan natrium klorida, sedangkan infus ringer laktat mengandung natrium klorida, natrium laktat, dan kalsium klorida.

Agnes Rosarina menjelaskan penggunaan infus sebenarnya untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang agar tetap terhidrasi, seperti air.

Oleh karena itu, cairan infus tidak berbeda dengan air bersih, hanya saja lebih steril. Penggunaan infus pada wajah tidak akan memberikan dampak yang signifikan selain membersihkan kulit.

Ia mengimbau, sebelum menggunakan infus untuk perawatan wajah, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengurangi risiko iritasi.

“Penggunaan NaCl disesuaikan kondisi kulit, harus ke dokter untuk melihat apakah kering, oily, normal, atau sensitif,” imbuhnya dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Detik-Detik Jurnalis KompasTV Diserang Pendukung SYL Usai Sidang Vonis


 



Sumber : Kompas TV, Kompas.com



BERITA LAINNYA



Close Ads x