Kompas TV video cerita indonesia

Duh! Ratusan Babi di Bali Mati Mendadak, Karena Virus Babi?

Kompas.tv - 14 Februari 2020, 14:50 WIB
Penulis : Angela Winda

BALI, KOMPAS.TV - Ratusan ekor babi mati mendadak di Buleleng, Denpasar, Bali.

Sebelumnya sempat beredar kabar, babi ini mati karena terjangkit virus flu babi atau vieus ASF (Afrika Swine Fever).

Diperkirakan babi yang mati karena virus ini harus segera dikubur jangan dibuang ke sungai karena dapat menjadi media penyebaran virus flu babi tersebut.

Padahal, hingga kini penyebab babi yang mati mendadak masih belum diketahui.

Gejala-gejala babi pada awalnya sebelum mati, adalah tidak mau makan, kemudian babi akan mengalami kejang-kejang dan tak lama kemudian akan mati.

Harga 1 ekor babi sendiri berkisar di 2-3 juta rupiah, jika jumlah babi yang meninggal mencapai ratusan, maka dapat dijumlahkan sendiri berapa kerugian peternak babi.

Ketersediaan babi juga jadi mengkhawatirkan karena menjelang hari raya Galungan permintaan daging babi meningkat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak resah karena virus babi ini hanya menyerang babi, tidak menular pada manusia.



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.