Kompas TV internasional kompas dunia

Pengungsi Suriah Mengamuk dan Tusuk 4 Balita di Gunung Alpen, Saksi Mata Eks Pemain Liverpool

Kompas.tv - 9 Juni 2023, 10:11 WIB
pengungsi-suriah-mengamuk-dan-tusuk-4-balita-di-gunung-alpen-saksi-mata-eks-pemain-liverpool
Ilustrasi penusukan. Seorang pengungsi Suriah mengamuk di Prancis, dan menusuk 4 balita di sebuah taman di Gunung Alpen. (Sumber: SHUTTERSTOCK)
Penulis : Haryo Jati | Editor : Gading Persada

ANNECY, KOMPAS.TV - Seorang pengungsi Suriah mengamuk di Prancis, dan menusuk 4 balita di sebuah taman di Gunung Alpen.

Insiden tersebut terjadi pada pagi hari di sebuah taman di samping sungai di Annecy, Prancis, yang merupakan bagian dari Gunung Alpen, Kamis (8/6/2023).

Mantan pemain Liverpool, Anthony Le Tallec menjadi saksi mata insiden memilukan tersebut.

Balita yang menjadi korban dilaporkan berusia antara 22 bulan hingga tiga tahun.

Baca Juga: Rekaman Drone Tunjukkan Kehancuran Bendungan Ukraina, Tak Ada Bukti akibat Diserang Rusia

Pihak otoritas mengatakan mereka mengalami cedera yang mengancam nyawa. Selain itu juga dilaporkan dua orang dewasa terluka karena serangan tersebut.

Dikutip dari NPR, pelaku diidentifikasi sebagai pria pengungsi legal berusia 31 tahun.


Menurut Perdana Menteri (PM) Prancis, Elisabeth Borne mengatakan status pengungsi pelaku merupakan dari Swedia.

Saksi mata melaporkan bagaimana teror tersebut terjadi ketika pria itu tiba-tiba masuk tangan, dan menyerang korban dengan pisaunya.

“Saya mengatakan kepada polisi, ‘tembak dia! Ia menusuk semua orang’,” ujar Anthony Le Tallec, pemain Liverpool periode 2001 hingga 2008 yang tengah lari pagi saat menyaksikan penyerangan tersebut.

Jaksa penuntut Line Bonnet-Mathis mengatakan motif pelaku penyerangan belim diketahui.

Baca Juga: Cerita Anak 13 Tahun di China Pakai Tabungan Orangtua Rp950 Juta untuk Beli dan Main Game

Namun, ia meyakini insiden tersebut tak berhubungan dengan tindak terorisme.

Bonnet-Mathis mengungkapkan pelaku bersenjata dengan pisau lipat. Ia mengatakan balita yang menjadi korban dua di antaranya adalah warga Prancis, sedangkan yang lainnya warga negara Belanda dan Inggris.

Sementara itu, salah satu orang dewasa yang terluka, cedera karena tusukan pelaku dan juga karena tembakan polisi saat akan melakukan penangkapan.



Sumber : NPR



BERITA LAINNYA



Close Ads x