Kompas TV internasional kompas dunia

Pemukim Yahudi Tembak Mati Warga Palestina, Tentara Israel Malah Melindungi Kelompok Pelaku

Kompas.tv - 12 Februari 2023, 13:18 WIB
pemukim-yahudi-tembak-mati-warga-palestina-tentara-israel-malah-melindungi-kelompok-pelaku
Populasi pemukim Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat Palestina sekarang mencapai lebih dari setengah juta orang, kata kelompok pro-pemukim hari Kamis, (2/2/2023), melewati ambang batas utama.  (Sumber: AP Photo/Mahmoud Illean)
Penulis : Haryo Jati | Editor : Purwanto

QARAWAT BANI HASSAN, KOMPAS.TV - Pemukim illegal Yahudi telah menembak mati warga Palestina di Tepi Barat.

Insiden tersebut terjadi Sabtu (11/2/2023), ketika sejumlah pemukim illegal Yahudi mendatangi Desa di Qarawat Bani Hassan menggunakan pistol dan senapan rifle.

Seperti dilaporkan Middle East Eye, setidaknya satu pemukim menembak ke arah warga Palestina.

Tembakan itu mengenai warga Palestina berusia 27 tahun yang diidentifikasi sebagai Mothal Rayyan.

Baca Juga: Seruan Penangkapan Gubernur Xinjiang Menggema, Disebut Lakukan Kejahatan Kemanusiaan

Menurut saksi militer Israel kemudian tiba di lokasi kejadian, namun malah melindungi para pemukim tersebut.

Militer Israel mengatakan tentaranya dipanggil ke lokasi kejadian setelah insiden yang melibatkan lusinan warga Palestina dan pemukim Israel tersebut.

Mereka mengungkapkan para tentara merespons dengan tindakan pembubaran kerusuhan dan penembakan ke udara, setelah konfrontasi berakhir.

Pihak militer mengatakan dirinya menyadari laporan bahwa seorang warga Palestina dibawa ke rumah sakit sebelum mereka tiba, dan terbunuh karena luka tembak.

Baca Juga: Boikot Pidato Presiden Ebrahim Raisi, Kelompok Anti-Pemerintah Iran Tampilkan Simbol Perlawanan

Polisi Israel mengatakan bahwa penyelidikan telah dibuka untuk kejadian tersebut.

Tepi Barat terus mengalami lonjakan kekerasan sejak Israel mengintensifkan serangan tahun lalu.

Pada hari yang sama, militer Israel sebuah roket ditembakkan menuju Israel dari Jalur Gazam yang telah digagalkan oleh pertahanan udara Israel.

Oleh sebab itu, taka da kerusakan yang terjadi.



Sumber : Middle East Eye



BERITA LAINNYA


Opini

Di Borgo Egnazia

18 Juni 2024, 15:55 WIB

Close Ads x