Kompas TV internasional kompas dunia

Penembakan Massal di Ibu Kota Norwegia Jelang Parade Pride: 2 Tewas, Belasan Terluka

Kompas.tv - 25 Juni 2022, 12:59 WIB
penembakan-massal-di-ibu-kota-norwegia-jelang-parade-pride-2-tewas-belasan-terluka
Aparat kepolisian berjaga di lokasi penembakan massal jelang parade Pride LGBT di Oslo, Norwegia, Sabtu (25/6/2022) dini hari waktu setempat. (Sumber: TV2 Norwegia via AP)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

OSLO, KOMPAS.TV - Penembakan massal terjadi di Oslo, ibu kota Norwegia, jelang parade Pride tahunan di kota itu pada Sabtu (25/6/2022) dini hari waktu setempat. Associated Press melaporkan, penembakan ini menewaskan dua orang dan melukai belasan lainnya.

Pihak kepolisian menyebut penembakan itu terjadi di luar kelab malam, salah satunya tempat populer bagi komunitas gay di pusat kota Oslo.

Juru bicara kepolisian, Tore Barstad, menyebut tersangka telah ditangkap. Ia menyatakan bahwa polisi sementara meyakini tidak ada pihak lain yang terlibat.

Barstad mengatakan sekitar 40 orang menjadi saksi mata penembakan itu dan diduga hanya ada satu tersangka. Ia enggan membeberkan detail senjata apa yang digunakan.

Baca Juga: Empat Dekade Usai Penembakan, Pelaku Usaha Pembunuhan Presiden AS Ronald Reagan Dibebaskan

Lebih lanjut, Barstad mengaku motif penembakan massal tersebut belum diketahui. Kaitannya dengan parade Pride yang akan digelar di kota itu juga belum diketahui.

Sementara itu, The New York Times melaporkan bahwa jumlah korban luka dari penembakan massal ini berjumlah 19 orang. Tiga di antaranya luka serius.

Tersangka yang berjenis kelamin laki-laki ditangkap sekitar lima menit setelah penembakan massal itu dilaporkan. 

Olav Ronneberg, reporter kriminal untuk NRK, mengaku berada di tempat kejadian ketika insiden berlangsung. Menurut kesaksiannya via The New York Times, “Seorang pria tiba di lokasi dengan sebuah tas, lalu mengambil senjata dan mulai menembak.”

Waktu dan lokasi penembakan massal tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa penyerang sengaja menargetkan komunitas LGBT di Nowegia.

Norwegia sendiri termasuk negara yang ramah LGBT, mengesahkan hak komunitas itu untuk menikah dan mempunyai anak sejak 2009.

Baca Juga: Perayaan Gay Pride Makin Dekat, Komunitas LGBTQ Spanyol Resah dan Gelisah atas Stigma Cacar Monyet


 



Sumber : Kompas TV/Associated Press



BERITA LAINNYA



Close Ads x