Kompas TV klik360 cerita indonesia

Otto Hasibuan Minta Klarifikasi Kejaksaan Agung Soal Penahanan Djoko Tjandra

Minggu, 2 Agustus 2020 | 15:15 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Pengacara Otto Hasibuan menyambangi Bareskrim Mabes Polri untuk menemui terpidana kasus pengalihan hak tagih utang Bank Bali Djoko Tjandra sabtu (1/8/2020) malam.

Pertemuan berlangsung usai Djoko menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik bareskrim polri.

Dalam pertemuan, Otto mengaku kliennya sehat dan tidak menyampaikan keluhan apapun selama ditahan di rutan Salemba cabang Mabes Polri.

Baca Juga: Menkopolhukam Mahfud MD: Djoko Tjandra Bisa Diberi Hukuman Baru yang Jauh Lebih Lama

Meski demikian, Otto berencana melayangkan surat permohonan klarifikasi kepada kejaksaan agung.

Dengan alasan, perintah penahanan Djoko dinilainya janggal karena tidak termuat dalam amar putusan Mahkamah Agung atas kasus Djoko Tjandra 11 juni 2009 lalu.

“pak Djoko ditahan nah kalau tidak ada perintah untuk ditahan kenapa dia ditahan itu yang harus menjadi persoalan apakah itu nanti cukup kejaksaan agung yang akan bisa memberi klarifikasi apakah ini harus mengajukan praperadilan atau tidak,”ujar Otto kepada wartawan.

Karena itu Otto meminta penjelasan untuk menjadi pegangan hukum terkait kasus ini.

Baca Juga: Pengacara Top Otto Hasibuan Diminta Keluarga Dampingi Djoko Tjandra

"iya betul saya makanya belum berani mengatakan salah karena saya harus mengklarifikasi dulu apa dasarnya ini apa pegangan,"Ujar Otto

Sejauh ini, belum ada pembahasan kliennya bakal melakukan peninjauan kembali atas vonis tersebut.

Editor : Theo Reza



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:06
WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   MPR OPTIMISTIS PEMERINTAH MAMPU ATASI PANDEMI COVID-19 DAN KETERPURUKAN EKONOMI   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN PEMERINTAH BERKOMITMEN PERKUAT PERLINDUNGAN SOSIAL DAN KETAHANAN PANGAN   KEMENTERIAN KEUANGAN DUKUNG PROGRAM PERPUSTAKAAN NASIONAL BANGUN PERPUSTAKAAN DAERAH   ANGGOTA BALEG DPR HENDRAWAN SUPRATIKNO: "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA DIPERKIRAKAN RAMPUNG AKHIR SEPTEMBER   ANGGOTA BALEG DPR HENDRAWAN SUPRATIKNO: PEMBAHASAN RUU CIPTA KERJA SUDAH 75 PERSEN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: DPR AKAN LANJUTKAN PEMBAHASAN "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA DENGAN CERMAT DAN TERBUKA   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA APBD 2021 DI BIDANG KESEHATAN FOKUS PADA PENANGANAN COVID-19   WEBINAR RISET PRAKTIS: SEBUAH PENGANTAR UNTUK KEPUTUSAN STRATEGIS. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN