Kompas TV regional politik

Cucu Pakubuwono XII Putri Woelan Berniat Maju di Pilkada Solo 2020, Koalisi atau Independen?

Minggu, 2 Agustus 2020 | 11:57 WIB
cucu-pakubuwono-xii-putri-woelan-berniat-maju-di-pilkada-solo-2020-koalisi-atau-independen
Cucu Pakubuwono XII, B.R.A Putri Woelan Sari Dewi (kedua dari kanan), berniat maju dalam pertarungan Pilkada Solo 2020 (Sumber: Tribunnews.com)

SOLO, KOMPAS.TV - Cucu Pakubuwono XII, Putri Woelan akan maju dalam pertarungan di Pilkada Solo 2020.

Baca Juga: Pilkada Solo Memanas, Cucu Kerajaan Surakarta Siap Tantang Gibran

Wanita bernama lengkap B.R.A Putri Woelan Sari Dewi ini bahkan telah menemui Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo secara langsung untuk menyampaikan niatnya untuk maju dalam kompetisi menjadi orang nomor satu atau dua di Solo.

“Iya, sudah ketemu. Dia cerita ingin maju. Ya silakan, ndak apa-apa, silakan. Bisa lewat koalisi atau independen,” ujar Achmad Purnomo kepada wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Namun demikian, Purnomo tak menyebutkan kapan pertemuannya dengan Putri Woelan itu membahas Pilkada Solo.

Menurut informasi yang berkembang, pertemuan itu terjadi sebelum Purnomo dinyatakan positif Covid-19. 

Adapun Purnomo dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (23/7/2020).

Pada kesempatan pertemuan itu, lanjut Purnomo, ia memberikan masukan kepada cucu Pakubuwono XII yang ingin meramaikan pilkada Solo.

“Mbak Putri tanya bagaimana keadaan saya, bagaimana Parpol di Solo dan pilkada. Ya saya cerita apa adanya, PDIP yang paling kuat. Parpol lain kalau mau mengusung calon harus punya sembilan kursi DPRD. Lah bisa ndak,” tutur Purnomo.

Dia lantas mengulas posisi Parpol non-PDIP pemilik kursi di DPRD Solo seperti PKS, PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra dan PSI. 

Purnomo menyebut, bila mereka mau berkompromi untuk menggalang koalisi tentu bisa mengusung calon di Pilkada Solo.

Sebab gabungan Parpol itu berkekuatan 15 kursi DPRD, yang terdiri dari PKS 5 kursi, PAN 3 kursi, Partai Golkar 3 kursi, Partai Gerindra 3 kursi, dan PSI satu kursi. 

Baca Juga: Negatif Covid-19, Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo Sembuh

Meskipun demikian, menurut Purnomo, pihaknya tidak yakin koalisi itu bisa terbentuk.

“Tapi menurut perhitungan saya ndak bisa [kompromi],” kata Purnomo.

Bila gabungan Parpol itu gagal membentuk koalisi untuk mengusung pasangan Cawali - Cawawali sendiri, Purnomo memprediksi Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa akan melawan pasangan dari jalur perseorangan atau kotak kosong.

“Kayaknya di Solo, Pilkada nanti Gibran-Teguh melawan Bajo [paslon perseorangan] atau kotak kosong,” kata Purnomo.

Purnomo menilai akan lebih baik Pilkada Solo tahun 2020 mendatang itu diwarnai tampilnya beberapa pasangan cawali-cawawali.

Editor : Deni Muliya




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:53
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020