Kompas TV nasional berita kompas tv

Aplikasi 3S untuk Tracing Pasien Corona, Bagaimana Cara Kerjanya?

Minggu, 26 Juli 2020 | 09:40 WIB

KOMPAS.TV - Alumni mahasiswa ITS, Institut Teknologi Sepuluh November, menciptakan aplikasi untuk mentracing pasien covid-19, aplikasi ini diberi nama 3S, Status,  Sehat, Saya.

Cara kerja dari aplikasi tiga S, salah satunya dengan pemeriksaan mandiri hingga proses verifikasi.

Sekelompok pemuda  di Surabaya , Jawa Timur , menciptakan aplikasi untuk mentracing pasien covid 19.

Aplikasi ini diberi nama tiga S atau Status Sehat Saya. Aplikasi tracing 3S diharapkan  mampu menekan penyebaran Covid 19 di  Indonesia.

Para pembuat aplikasi mengklaim ,  tiga S cukup efektif jika masyarakat terdata secara menyeluruh . Aplikasi ini juga dinilai  dapat mempermudah proses tracing Covid-19.

Para pemuda alumni ITS Surabaya ini, menyatakan sistem kerja dari aplikasi 3S adalah dengan self check-up mandiri hingga proses verifikasi.

Cara kerja aplikasi juga terbilang sederhana. Misalnya,  apabila seseorang positif Covid 19,  maka pihak lain yang juga pengguna aplikasi  akan ternotifikasi, jika di dekatnya ada yang positif covid-19.

Dalam aplikasi tiga S, akan ada tanda yang muncul.

Hijau bagi yang sehat, kuning untuk pengguna dengan status probable Covid -19 , serta merah bagi yang positif Covid 19.

Saat ini , aplikasi tiga S , sudah mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas Covid-19 Jawa Timur untuk melakukan riset lanjutan.

Pembuat aplikasi menyatakan kunci dari 3S ini adalah keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi yang benar terkait kondisi  kesehatan dirinya.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:18
KEMENAG BERHARAP ARAB SAUDI MEMASUKKAN INDONESIA DALAM DAFTAR NEGARA YANG BOLEH MEMBERANGKATKAN JEMAAH UMRAH   DINYATAKAN MELANGGAR KODE ETIK, KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO: SAYA SIAP MENERIMA KONSEKUENSI KEPEGAWAIAN   DEWAS KPK MENYATAKAN KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO BERSALAH MELANGGAR KODE ETIK PEMBERITAAN    MENDAGRI IMBAU CAMAT DI ZONA HIJAU COVID-19 TIDAK TERLENA KARENA VIRUS KORONA MEMILIKI PENULARAN YANG SANGAT TINGGI   GUBERNUR BALI I WAYAN KOSTER KEMBALI BATASI MASYARAKAT SETELAH ADA KLASTER BARU DARI UPACARA ADAT DI BADUNG, BALI   BAWASLU: PKPU PERUBAHAN MENGATUR TAK ADA KONSER MUSIK, ULANG TAHUN PARTAI, BAZAR, PERGELARAN SENI PADA PILKADA 2020   SEBUT KPU AKAN AJUKAN PERATURAN KPU PERUBAHAN, BAWASLU: KEGIATAN YANG MELIBATKAN BANYAK ORANG DILARANG   IMIGRASI BALI MENCATAT WARGA NEGARA RUSIA TERBANYAK DIDEPORTASI SEPANJANG TAHUN 2020   WALI KOTA RAHMAT EFFENDI SEBUT TERSISA 155 DARI 727 TEMPAT TIDUR ISOLASI DI SEJUMLAH RS KOTA BEKASI   SEKDA KABUPATEN KUPANG, NTT, OBED LAHA POSITIF COVID-19    JAKSA MENILAI MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM SEBABKAN KERUGIAN NEGARA RP 16,8 TRILIUN    JAKSA PENUNTUT UMUM KEJAGUNG TUNTUT MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA   PEMKOT JAKARTA UTARA SIAPKAN 10 POMPA YANG TERSEBAR DI 6 KECAMATAN JELANG MUSIM HUJAN   BNPB SEBUT BANJIR BANDANG SUKABUMI AKIBAT SEDIMENTASI SUNGAI DAN HUJAN LEBAT