Kompas TV regional berita daerah

Tips Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Jumat, 24 Juli 2020 | 11:25 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Memilih hewan kurban, yang sesuai dengan Syariat Islam wajib dilakukan. Namun tidak semua orang mengetahui bagaimana ciri hewan ternak, yang layak disembelih pada Hari Raya Idul Adha. Berikut ini tips memilih hewan kurban yang sesuai dengan Syariat Islam.

Tips ini dibagikan oleh Bagus Juni Ahadi, seorang instruktur peternakan dari perguruan tinggi negeri, yakni Politeknik Negeri Jember Jawa Timur.

Ciri hewan ternak yang sudah layak dikurbankan, yakni giginya harus sudah mengalami poel atau sudah ada pergantian gigi seri ke gigi tetap.

Hal ini bisa dilihat dari salah satu cirinya, yakni giginya terlihat mengecil di bagian bawah atau telah keropos. Sedangkan untuk gigi yang masih belum poel terlihat masih dalam keadaan bersih dan rapi.

Untuk sapi yang telah mengalami gigi poel, biasanya usianya sudah 1 setengah tahun, sedangkan kambing atau domba usianya sudah 1 tahun dan itu artinya sudah layak dikurbankan.

Selain itu, hewan kurban harus sehat. Hewan ternak yang sehat terlihat lincah, mata bersinar, hidung selalu basah, kulit atau bulunya tidak kering dan rambut bulu tidak mudah dicabut atau rontok.

Pemilihan hewan kurban wajib dilakukan, karena tidak semua pedagang hewan menjual ternaknya, yang sudah dewasa atau layak dikurbankan.

#HewanKurban #IdulAdha #Berkurban #SyariatIslam #PakarPeternakan #PerguruanTinggiNegeri #BeritaJember

Editor : KompasTV Jember



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:54
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TERUS DORONG PEMBANGUNAN 27 KAWASAN INDUSTRI BARU   KEMENDAG DORONG EKSPOR PRODUK HALAL KE NEGARA YANG TAK TERGABUNG DALAM ORGANISASI KERJA SAMA ISLAM (OKI)   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PERKEMBANGAN INDUSTRI HALAL HARUS SEIRING DENGAN KEBIJAKAN PRO-UMKM   POLISI TETAPKAN 11 TERSANGKA PERUSAK KANTOR DPD NASDEM MAKASSAR SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA   PRESIDEN JOKOWI: PANDEMI COVID-19 JADI MOMENTUM TRANSFORMASI SISTEM KESEHATAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT TRANSAKSI DIGITAL MENINGKAT HINGGA 64 PERSEN SELAMA PSBB   SELAMA PANDEMI, GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT 1 JUTA ORANG DI JAKARTA BEKERJA DARI RUMAH   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT ADA KEPALA DAERAH SENGAJA TIDAK TES COVID-19 AGAR TETAP DI ZONA HIJAU   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, BUPATI LEBAK TUTUP SELURUH LOKASI WISATA SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   JELANG LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, PEJABAT SEMENTARA GUBERNUR JAMBI MINTA POS JAGA PERBATASAN DIAKTIFKAN   DISHUB JATENG: POSKO PANTAU AKAN DIDIRIKAN DI EXIT TOL BREBES, GERBANG TOL KALIKANGKUNG, DAN SIMPANG BAWEN-AMBARAWA   ANTISIPASI LONJAKAN PENDATANG SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, DISHUB JATENG BUAT TIGA POSKO PANTAU   PANTAU WARGA JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN, BUPATI SUMEDANG PASANG CCTV PEMANTAU DI 5 TITIK KERAMAIAN   PANDEMI COVID-19, MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PENANGANAN KESEHATAN DAN EKONOMI HARUS BERSAMAAN