Kompas TV nasional berita kompas tv

Rhoma Irama Nyanyi di Khitanan, Keluarga Penyelenggara: Kami Sudah Izin, cuma Belum Turun!

Jumat, 3 Juli 2020 | 08:03 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor masih melakukan pelacakan dan pendataan, warga yang hadir dalam acara khitanan dimana Rhoma Irama bernyanyi pekan lalu.

Sebelumnya, acara ini menjadi sorotan karena mengumpulkan massa dan tidak menjaga jarak di tengah pandemi Corona.

Baca Juga: Panitia Dangdutan Rhoma Irama Minta Maaf, Panita Bertanggung Jawab Jika Ada Kasus Corona

Menurut rencana, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor akan melakukan rapid tes atau tes cepat Covid-19 massal, terhadap tamu dan warga yang hadir dalam khitanan di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor tersebut.

Karena itu, pelacakan dan pendataan tidak hanya meliputi warga Bogor saja.

Baca Juga: Acara Khitanan Undang Rhoma Irama di Tengah Pandemi Digelar Tanpa Izin

Dinas kesehatan menargetkan peserta tes cepat, sebanyak-banyaknya.

Sementara pihak keluarga penyelenggara hajatan mengakui belum mendapat izin penyelengaraan keramaian.

Meski demikian keluarga mengaku telah mengajukannya.

Keluarga menyatakan, penyelenggaraan hajatan dilakukan bersama dengan warga setempat.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:49
STAF KHUSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP ROMO BENNY SUSETYO MINTA MASYARAKAT LAPOR JIKA TEMUKAN GERAKAN KOMUNISME    PEMKOT DENPASAR, BALI, KESULITAN CARI HOTEL TEMPAT KARANTINA PASIEN COVID-19   SATPOL PP BANDUNG, JAWA BARAT, KUMPULKAN DENDA RP 47 JUTA DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN    WAKIL BUPATI KUBU RAYA, KALBAR, SUJIWO, UMUMKAN DIRINYA TERINFEKSI COVID-19   SOAL IZIN UMRAH, KEMENAG SEBUT PIHAKNYA MASIH MENUNGGU DAN BERKOORDINASI DENGAN PIHAK PERWAKILAN DI KJRI JEDDAH    DITJEN KEMENAG: BELUM ADA KEPASTIAN TERKAIT IZIN KEBERANGKATAN JEMAAH UMRAH INDONESIA   WAGUB DKI SEBUT MOBILITAS WARGA TURUN SELAMA PENERAPAN PSBB   WAGUB DKI SEBUT RUMAH PASIEN COVID-19 YANG JALANI ISOLASI MANDIRI HARUS DIBERI TANDA AGAR PETUGAS DAN MASYARAKAT TAHU   GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM MENILAI PEMBERIAN SANKSI SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN TIDAK EFEKTIF   PEMKAB TASIKMALAYA, JAWA BARAT, UNGKAP 86 ORANG TERKONFIRMASI COVID-19 DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN   BUPATI CIREBON IMRON ROSYADI TERBITKAN SURAT EDARAN PENIADAAN TRADISI MAULUDAN AKIBAT PANDEMI COVID-19   KOORDINATOR OPERASIONAL RSD WISMA ATLET: PERSENTASE KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 MENINGKAT DARI 71 MENJADI 75 PERSEN   PEMKOT SERANG, BANTEN, SIAPKAN 5 RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19 SETELAH KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT   LIPI: PILKADA SAAT PANDEMI BUKANLAH SIKAP BIJAK DARI PEMERINTAHAN DEMOKRATIS YANG TERBENTUK ATAS KEHENDAK RAKYAT