Kompas TV nasional peristiwa

Hari Bhayangkara Ke-74, Ini Amanat Jokowi kepada Polri Terkait Penanganan Covid-19

Rabu, 1 Juli 2020 | 10:38 WIB
hari-bhayangkara-ke-74-ini-amanat-jokowi-kepada-polri-terkait-penanganan-covid-19
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-74 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7/2020) dilaksanakan secara virtual. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Inspektur Upacara dan menyampaikan amanat kepada seluruh anggota Polri di Indonesia (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Bhayangkara ke-74 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Hari Bhayangkara Ke-74, Jokowi Sampaikan Ucapan Khusus Kepada Keluarga Besar Polri Se-Indonesia

Namun, upacara peringatan Hari Bhayangkara yang biasanya diselenggarakan secara langsung atau tatap muka, pada tahun ini dilakukan secara virtual, mengingat masih tingginya ancaman wabah virus corona (Covid-19).

Saat menjadi inspektur upacara itu Jokowi menyampaikan berbagai hal dalam amanatnya kepada seluruh anggota Polri di seluruh Indonesia, terutama seputar percepatan penanganan pandemi Covid-19.

"Sebagai bangsa pejuang, kita tidak boleh cepat menyerah. Pandemi covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia merupakan cobaan yang berat. Kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras untuk mengatasi permasalahan kesehatan maupun permasalahan ekonomi," ujar Jokowi saat menyampaikan amanatnya dalam upacara itu.

Jokowi menjelaskan, untuk situai yang sulit sekarang ini kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat dibutuhkan.

"Dalam situai yang sulit sekarang ini, kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat-sangat dibutuhkan. Mulai dari jajaran Mabes dan Polda, Polres dan Polsek sampai Babinkamtibmas di desa-desa harus ikut aktif terlibat mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial (bansos), dan tentu saja menjaga keamanan serta ketertiban, agar situasi tetap kondusif, aman, dan damai," tutur Jokowi.

Penulis : Deni Muliya




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:45
NOVAK DJOKOVIC PEGANG REKOR SEBAGAI PETENIS NOMOR 1 DUNIA TERLAMA SELAMA 311 PEKAN   PRESIDEN SURIAH BASHAR AL-ASSAD DAN ISTRINYA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   VIETNAM MULAI PROGRAM VAKSINASI MASSAL COVID-19   PENEMPATAN PULUHAN RIBU TENTARA AS DI KOREA SELATAN GUNA BERTAHAN DARI AGRESI KOREA UTARA   KOREA SELATAN SEPAKAT BAYAR ONGKOS PENEMPATAN 28.500 ANGGOTA PASUKAN AS DI NEGARANYA SEBESAR RP 71,8 T PER TAHUN   PEMKAB SLEMAN, DIY, GELAR VAKSINASI COVID-19 SECARA MASSAL DI MAL AGAR PESERTA TIDAK TAKUT   KOMNAS KEJADIAN IKUTAN PASCA-IMUNISASI: INFORMASI SOAL 4 NAKES MENINGGAL AKIBAT DIVAKSIN COVID-19 ADALAH HOAKS   SEBANYAK 240 TOKOH AGAMA DI TANGERANG SELATAN TELAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19 DOSIS PERTAMA   MULAI SELASA PAGI, ASN DI JAKARTA BARAT TERIMA VAKSIN COVID-19   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL INGIN PINJAM GEDUNG KAMPUS IPB SEBAGAI LOKASI VAKSINASI COVID-19 BAGI MASYARAKAT   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL TARGETKAN 6 JUTA DOSIS VAKSIN KORONA TERPAKAI HINGGA JUNI MENDATANG   PT BIO FARMA TUNGGU ARAHAN KEMENKES UNTUK PENYALURAN 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA   MENLU RETNO MARSUDI: 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA DIDAPATKAN DARI JALUR MULTILATERAL   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: 4 PASIEN YANG TERPAPAR VIRUS KORONA B117 SUDAH SEMBUH