HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV TALKSHOW dua arah

Amarah Jokowi dan Ancaman Reshuffle - DUA ARAH (Bag3)

Selasa, 30 Juni 2020 | 21:03 WIB

Presiden Jokowi mengancam akan melakukan langkah keras dan extraordinary terkait kinerja kementerian/lembaga yang dinilai lamban. Langkah tersebut bisa berupa pembubaran lembaga atau melakukan prombakan kabinet.

Ancaman itu disampaikan Jokowi di depan para menteri dan pimpinan lembaga yang hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara. Dalam video berdurasi 10 menit 20 detik tersebut Jokowi tampak emosi.

Beberapa kali suara Jokowi meninggi. Jokowi mengkritik para pembantunya yang dinilai tak memiliki sense of crisis dan bekerja ala kadarnya. Jokowi menyebut, tak ada progres yang signifikan terkait kinerja para menteri dan pimpinan lembaga.

Dia mengatakan 3 bulan ke belakang dan beberapa bulan ke depan adalah masa krisis akibat pandemi. Namun, dia melihat masih ada anggota kabinet yang bekerja biasa-biasa saja.

Jokowi juga menyinggung soal serapan anggaran di kementerian yang rendah. Menurut dia, hal itu berpengaruh pada rendahkan konsumsi dan daya beli masyarakat.

Menurut Jokowi, di masa pandemi ini stimulus ekonomi menjadi kunci agar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak mati.

Jokowi memerintahkan agar stimulus ekonomi segera dikucurkan kepada sektor ekonomi, khususnya industri padat karya agar tak menambah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Presiden layak marah.

Pasalnya, kondisi ekonomi nasional terus mengalami kontraksi dan terancam resesi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal I (Q1) 2020 hanya 2,97 persen. Angka itu jauh dari target kuartal I yang diharapkan mencapai kisaran 4,5-4,6 persen.

Ia meminta para pembantunya tak bekerja biasa saja, namun melakukan langkah-langkah luar biasa. Jika tidak, Jokowi mengancam akan melakukan langkah keras meski harus mempertaruhkan reputasi politiknya.

Mengapa Presiden Jokowi murka? Apa benar Jokowi akan membubarkan lembaga dan melakukan perombakan kabinet?

#DuaArah #Jokowi #PresidenJokowi

Editor : Novian Zainul Arifin



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
17:32
HAMAS & FATAH MENENTANG RENCANA ISRAEL YANG AKAN MELAKUKAN ANEKSASI SEBAGIAN KAWASAN TEPI BARAT   PENGELOLA PASAR MINGGU MELIBATKAN 1.000 PEDAGANG SOSIALISASIKAN LARANGAN PENGGUNAAN PLASTIK SEKALI PAKAI   PEMPROV PAPUA ANGGARKAN SEKITAR RP 3,8 TRILIUN UNTUK PEMBANGUNAN DAN RENOVASI ARENA UNTUK PON 2021    BNPT: MEDIA SOSIAL MASIH JADI SARANA PALING EFEKTIF SEBARKAN RADIKALISME    MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PRAKTIK KORUPSI BUKAN BUDAYA INDONESIA MELAINKAN KEJAHATAN   PEMERINTAH INGGRIS MULAI LONGGARKAN ATURAN KARANTINA BAGI WARGA NEGARA ASING    BUPATI BEKASI INSTRUKSIKAN PERANGKAT DAERAH AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI SEMUA SEKTOR INDUSTRI   21 KARYAWAN UNILEVER POSITIF KORONA, GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL WAJIBKAN INDUSTRI TES PCR   MENKES TERAWAN TERBITKAN SURAT EDARAN TENTANG SYARAT BEPERGIAN DALAM NEGERI LEWAT PELABUHAN & BANDARA   PEMPROV DKI MENYATAKAN PERLUASAN KAWASAN ANCOL BERBEDA DENGAN PROYEK REKLAMASI TELUK JAKARTA   SEKDA DKI SAEFULLAH SEBUT REKLAMASI KAWASAN ANCOL TAK AKAN BERSINGGUNGAN DENGAN KEPENTINGAN NELAYAN   SEKDA DKI SAEFULLAH: PERLUASAN KAWASAN ANCOL BERTUJUAN MENAMPUNG TANAH HASIL PENGERUKAN WADUK & SUNGAI   WALI KOTA SOLO FX HADI RUDYATMO: RSUD BUNG KARNO AKAN JADI RUMAH SAKIT PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL ATAU HERBAL    SATGAS WASPADA INVESTASI TEMUKAN 105 PERUSAHAAN PINJAMAN DARING ILEGAL DI TENGAH PANDEMI KORONA