HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Iuran BPJS Dinilai Masih Murah, Kemenkeu: Harusnya Kelas I Rp286.000, Kelas II Rp184.000

Sabtu, 30 Mei 2020 | 02:43 WIB
iuran-bpjs-dinilai-masih-murah-kemenkeu-harusnya-kelas-i-rp286-000-kelas-ii-rp184-000
Ilustrasi BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (Sumber: tribunnews)

JAKARTA, KOMPAS TV - Pemerintah secara resmi kembali menaikkan tarif BPJS Kesehatan melalui Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, menjelaskan sebenarnya kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan tersebut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan perhitungan aktuaria.

Dia pun mengatakan, kenaikan tarif iuran juga hanya berlaku untuk segmen kelas menengah ke atas, yaitu kelas II dan kelas I.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sri Mulyani: Jika Peserta Kelas I dan II Tak Kuat Turun Saja ke Kelas III

"Ini (kenaikan iuran) masih jauh di bawah perhitungan aktuaria, (harusnya) untuk kelas I Rp 286.000, kelas II Rp 184.000. Artinya segmen ini masih mendapatkan bantuan pemerintah sebenarnya," Ujar Febrio dalam video conference, Jumat (29/5/2020).

Menurut Febrio, tarif iuran BPJS Kesehatan perlu dilakukan peninjauan ulang secara berkala.

Pasalnya, sejak tahun 2016 tarif iuran BPJS Kesehatan belum pernah mengalami penyesuaian.

Editor : Tito Dirhantoro

1
2
3



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:35
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.189 ORANG: 779 SEMBUH, 93 MENINGGAL DUNIA, 317 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 5.310 POSITIF, 2.064 SEMBUH, 187 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 5.914 POSITIF, 2.115 SEMBUH, 258 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 7.294 POSITIF, 3.162 SEMBUH, 239 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 15.324 POSITIF, 9.721 SEMBUH, 706 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 17.230 POSITIF, 6.961 SEMBUH, 1.247 MENINGGAL DUNIA   JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA    PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237,18 M   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 463 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 80,094 POSITIF, 39,050 SEMBUH, 3,797 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 1.122.339 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 161 LABORATORIUM