HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Tahun Ajaran Baru di Tengah Pandemi Corona, Siswa Masuk Sekolah?

Jumat, 29 Mei 2020 | 22:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah pandemi corona yang belum terkendali, kementerian pendidikan dan kebudayaan memastikan, tetap memulai tahun ajaran 2020, mulai 13 Juli mendatang.

Sekolah yang berada di zona hijau dalam penyebaran corona, kemungkinan dapat menjalankan pembelajaran tatap muka.

Sementara, bagi sekolah yang berada di zona merah dan kuning, tetap harus menjalankan pembelajaran, dengan metode jarak jauh.

Wacana pembukaan sekolah saat pandemi corona belum mereda, mendapat respon beragam, dari orangtua, siswa, dan guru.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia, KPAI, Retno Listyarti menginisiasi penyusunan angket, terkait rencana dibukanya kembali sekolah.

Hasilnya, 80 persen responden orangtua murid, tidak setuju dengan wacana pembukaan sekolah.

Sebaliknya, 80 persen responden murid setuju, jika sekolah kembali dibuka.

Sementara, 60 persen reponden guru menyatakan setuju, jika sekolah kembali dibuka.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyebut, pemerintah tak ingin buru buru, dalam menyusun panduan tatanan normal baru di bidang pendidikan.

Namun dipastikan, akan mengedepankan protokol kesehatan, sehingga siswa bisa belajar, dan terhindar dari corona.

Data dari covid19.go.id menunjukkan, hingga hari ini terkonfirmasi 25.216 kasus positif corona di Indonesia.

Dua koma tiga persen diantaranya adalah anak usia balita.

5,5 persen nya adalah anak usia enam hingga 17 tahun.

Sementara dari jumlah kematian, hingga hari ini tercatat 1.520 pasien corona yang meninggal.

0,9 persen yang meninggal adalah anak usia balita.

0,6 persen diantaranya anak usia enam, hingga 17 tahun.

Pemerintah harus berhati hati dalam melakukan kajian, terkait wacana kembali membuka sekolah, di tengah pandemi yang belum mereda.

Keselamatan anak wajib diutamakan, dengan memperketat protokol kesehatan.

Hal ini menjadi penting, agar tidak muncul klaster baru penyebaran corona.
 

Editor : Merlion Gusti



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:34
MERAWAT INGATAN LEWAT CERITA BERSAMA KURATOR CERPEN KOMPAS. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   HINGGA 6 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI KALIMANTAN BARAT: 339 POSITIF, 300 SEMBUH, 4 MENINGGAL DUNIA   DINKES KALIMANTAN BARAT: 68 WARGA KOTA PONTIANAK JALANI TES “SWAB” KARENA KELUAR RUMAH TIDAK MENGGUNAKAN MASKER   PEKAN DEPAN, POLISI PERIKSA LEGISLATOR PENJAMIN JENAZAH KORONA DI RSUD DAYA MAKASSAR   POLISI MENAIKKAN STATUS HUKUM KASUS PENGAMBILAN JENAZAH KORONA DI RSUD DAYA MAKASSAR KE PENYIDIKAN   PEMKOT PEKANBARU, RIAU, LAPOR POLISI SOAL DUGAAN PENCURIAN 8.800 METER KABEL LAMPU JALAN PENERANGAN UMUM   PT KAI USULKAN KE PEMERINTAH AGAR KAPASITAS PENUMPANG KRL DINAIKKAN JADI 60% GUNA KURANGI JUMLAH ANTREAN DI STASIUN   KEMENDAGRI PASTIKAN BURONAN PERKARA “CESSIE” BANK BALI, DJOKO TJANDRA, MASIH BERSTATUS WNI   KEMENDIKBUD PASTIKAN BELAJAR DARI RUMAH TIDAK AKAN PERMANEN   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SEBUT TIDAK ADA PENERIMAAN CPNS TAHUN 2020 DAN 2021   TERDAMPAK PANDEMI KORONA, LION AIR POTONG GAJI MANAJEMEN DAN KARYAWAN SERTA MENGURANGI KARYAWAN KONTRAK   MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN (KP) EDHY PRABOWO SIAP DIAUDIT SOAL EKSPOR LOBSTER   WAKIL DIRESKRIMUM POLDA METRO JAYA SEBUT RENCANA PENYERANGAN NUS KEI DISIAPKAN OLEH 3 PELAKU   MENSESNEG PRATIKNO SEBUT PERAYAAN KARNAVAL INTERNASIONAL PERAYAAN HUT KE-75 RI DIBATALKAN AKIBAT PANDEMI KORONA