Kompas TV nasional berita kompas tv

Pasar Tanah Abang Kembali Ramai, Pedagang Kucing-kucingan dengan Petugas

Rabu, 20 Mei 2020 | 12:35 WIB
pasar-tanah-abang-kembali-ramai-pedagang-kucing-kucingan-dengan-petugas
Warga saat berbelanja di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020). (Sumber: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

JAKARTA, KOMPAS.T - Satu hari, setelah razia PSBB Selasa kemarin, hari ini  Pasar Tanah Abang kembali ramai.   Para pedagang  menggelar  lapak  dengan  memanfaatkan trotoar dan badan jalan untuk berjualan karena gedung pusat perbelanjaan Tanah Abang  masih belum beroperasi.

Pantauan Reporter Kompas TV  Diana Valencia  menyebutkan,  pengunjung  yang membludak sejak  pukul 08.00 pagi,   membuat  mereka harus berjalan berdesakan,  tanpa bisa menjaga jarak,   terutama  di lapak lapak  Pasar Binaan Warga Jati Baru.  Banyak pengunjung tak memakai masker.   

Petugas gabungan  dari  Satpol PP,  Dishub dan Polres Jakpus,  yang  berupaya “menertibkan” para pedagang  non bahan pangan  yang  melanggar aturan PSBB,  hanya berhasil membubarkan  kerumuman dalam beberapa saat.   

Karena ini bukan razia yang  pertama,  pedagang  yang awas dengan kehadiran petugas,  saling “kucing  kucingan’  mereka menutup lapak ketika melihat petugas datang  dan  membuka kembali lapak  setelah petugas pergi.

“Tidak lama setelah petugas pergi,  kurang lebih setengah jam,  pedagang sudah kembali memadati trotoar,  baru setelah ada personel gabungan dari Dishub dan  TNI pedagang kembali melipat dagangan nya”, Lapor Reporter Kompas TV  Diana Valensia dari lokasi.  

Petugas di lapangan mengakui, adanya  aksi “kucing – kucingan” ini,  sembari  menyebut  keterbatasan personel keamanan,   membuat mereka belum bisa mengendalikan situasi, terlebih trend  pengunjung meningkat menjelang lebaran.

Editor : Zaki Amrullah



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:17
PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON RESMI JADI TUAN RUMAH KONFERENSI VIRTUAL BANTUAN UNTUK LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA: PELANGGAR GANJIL-GENAP DI DKI JAKARTA DITILANG MULAI SENIN, 10 AGUSTUS 2020   KORBAN DARI TERSANGKA KASUS "FETISH" KAIN JARIK INGIN PEMERINTAH SEGERA MELAKUKAN PEMBAHASAN & PENGESAHAN RUU PKS   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO: PILKADA 2020 AKAN JADI STIMULUS PENGGERAK DI TENGAH LESUNYA PEREKONOMIAN   INDIKATOR POLITIK INDONESIA MINTA PENYELENGGARA PEMILU AWASI CALON PETAHANA SOAL PEMBERIAN BANSOS SELAMA PANDEMI   KEMDIKBUD MEMINTA SEKOLAH TERAPKAN KURIKULUM YANG SAMA BAGI SISWA BELAJAR DI RUMAH DAN DI SEKOLAH   FSGI: KEBIJAKAN PEMERINTAH IZINKAN SEKOLAH TATAP MUKA DI WILAYAH ZONA KUNING BERPOTENSI JADI KLASTER BARU KORONA   SATGAS COVID-19 JAWA TIMUR AKAN TUNGGU WILAYAH MENJADI ZONA HIJAU SEBELUM MEMBUKA SEKOLAH TATAP MUKA   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO BERHARAP PIHAK TERKAIT PILIH ORANG YANG TEPAT UNTUK EDUKASI & SOSIALISASI MASKER   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ANGKA KESADARAN MENGGUNAKAN MASKER DI INDONESIA MASIH RENDAH   KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA MENCATAT KASUS KEMATIAN PERTAMA AKIBAT KORONA   PENGADILAN NEGERI SURABAYA TUTUP PELAYANAN SELAMA DUA PEKAN SETELAH TUJUH ASN POSITIF KORONA   GUBERNUR SUMSEL: SEMUA PASIEN KONTAK ERAT & KASUS SUSPEK AKAN MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH MASING-MASING   GUBERNUR SUMSEL: MULAI 31 AGUSTUS 2020, WISMA ATLET JAKABARING PALEMBANG TAK LAGI RAWAT PASIEN KORONA