Kompas TV nasional berita kompas tv

Syarat Turun Kelas BPJS Kesehatan Bagi yang Tak Mampu Bayar Iuran Lebih Tinggi

Minggu, 17 Mei 2020 | 19:24 WIB
syarat-turun-kelas-bpjs-kesehatan-bagi-yang-tak-mampu-bayar-iuran-lebih-tinggi
Ilustrasi BPJS Kesehatan (Sumber: (Kompas.com/Retia Kartika Dewi))

JAKARTA, KOMPAS.TV – Belum kelar urusan virus corona (Covid-19), Presiden Joko Widodo sudah memutuskan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Sudah Dibayarkan Hingga Akhir Tahun, Apakah Terkena Kenaikan Juga?

Apalagi sebelumnya Mahkamah Agung (MA) dalam putusan pada 31 Maret 2020 lalu telah membatalkan kenaikan iuran yang dibuat pemerintah pada tahun lalu. 

Keputusan menaikkan iuran BPJS Kesehatan yang baru itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. 

Seperti diketahui, dalam Pasal 34 Perpres yang ditandatangani pada 5 Mei 2020 itu disebutkan tarif BPJS Kesehatan 2020, iuran BPJS Kesehatan 2020 bagi peserta segmen peserta mandiri yang meliputi pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja (BP) kelas I naik dari Rp 80.000 jadi Rp 150.000 per bulan. 

Iuran peserta kelas II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 100.000 per bulan. 

Ketentuan ini berlaku mulai 1 Juli 2020 mendatang (iuran BPJS 2020).

Penulis : Deni Muliya


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:30
ASTRONOM DARI UNIVERSITAS CORNELL TEMUKAN DANAU TERBESAR DI SALAH SATU SATELIT SATURNUS, TITAN   SRI LANKA KEMBALI BUKA PERBATASAN DAN DUA BANDARA INTERNASIONAL UNTUK TURIS ASING DI TENGAH PANDEMI   LAPORAN PBB: DUNIA KEHILANGAN 255 JUTA LAPANGAN PEKERJAAN PADA 2020   DINSOS KOTA LHOKSEUMAWE BENARKAN RATUSAN WARGA ROHINGYA MELARIKAN DIRI DARI TEMPAT PENAMPUNGAN   SEBANYAK 29 ORANG JADI KORBAN SEMBURAN GAS DARI PROYEK GEOTERMAL DI MANDAILING NATAL, SUMUT, 5 DI ANTARANYA TEWAS   PMI BANGUN 2 GUDANG LOGISTIK DARURAT DISTRIBUSI BANTUAN DI MAJENE DAN MAMUJU, SULAWESI BARAT   BUPATI GROBOGAN, JAWA TENGAH, SRI SUMARNI BATAL DISUNTIK VAKSIN KORONA AKIBAT TEKANAN DARAH TINGGI   KADISDUKCAPIL KABUPATEN BOGOR HERDI MENINGGAL DUNIA AKIBAT KORONA   SEBANYAK 3.900 TENAGA KESEHATAN KOTA BEKASI SUDAH DIVAKSIN KORONA   HINGGA 25 JANUARI 2021, PETUGAS TPU JOMBANG, CIPUTAT, TANGSEL, TELAH MAKAMKAN 119 JENAZAH PASIEN KORONA   KEMENHUB TUNGGU IZIN PERSETUJUAN DARI SATGAS COVID-19 SOAL PENGGUNAAN GENOZE BUATAN UGM   EPIDEMIOLOG DICKY BUDIMAN MENILAI PEMALSUAN SURAT HASIL TES KORONA SETARA KORUPSI DI TENGAH PANDEMI   EPIDEMIOLOG GRIFFITH UNIVERSITY AUSTRALIA DICKY BUDIMAN: PEMALSUAN SURAT TES KORONA BISA BERUJUNG KEMATIAN   CIANJUR JADI TUAN RUMAH HARI PERS NASIONAL 2021 UNTUK TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT