Kompas TV nasional berita kompas tv

Travel Gelap Jadi Bisnis Mudik Saat Corona, Jualannya di Medsos

Rabu, 13 Mei 2020 | 20:14 WIB

KOMPAS.TV - Pasca menangkap sejumlah travel, polisi kini menangkapi sejumlah jasa travel gelap atau ilegal.

Sejumlah mobil pribadi dijadikan jasa travel gelap untuk mengangkut sejumlah pemudik.

Larangan mudik ternyata tak menyurutkan para pemudik serta juga penyedia jasa mengangkut pemudik.

Baca Juga: PLN: Tagihan Listrik Naik Karena Perubahan Skema Catat Meteran

Di Depok, Jawa Barat, petugas menangkap dua kendaraan pribadi di perbatasan Depok dan Bogor.

Kendaraan tersebut dijadikan travel gelap untuk mengangkut pemudik menuju Probolinggo dan Malang di Jawa Timur.

Baca Juga: Ormas Minta THR, Kata Kabid Humas Polda Metro: Bisa Dipidana Jika Ada Unsur Paksaan dan Kekerasan

Sementara itu, Polda Metro Jaya telah menangkap sebanyak 220 travel perseorangan yang menawarkan mudik melalui media sosial.

Harga yang ditawarkan adalah lebih tinggi dari harga umumnya.

Harga dipatok karena penyedia jasa menjamin penumpang bisa sampai di lokasi mudik melalui jalur-jalur alterntatif yang tak dijaga petugas.

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:58
MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: KKN TEMATIK COVID-19 LIBATKAN 5.600 MAHASISWA DARI 200 PERGURUAN TINGGI   KLHK: KAIDAH KONSERVASI DITAATI DALAM PENATAAN SARANA DI TAMAN NASIONAL KOMODO   WAPRES MA'RUF AMIN: PERAN PEMUDA DIPERLUKAN DALAM MEMUTUS PENYEBARAN COVID-19   PEMPROV DKI WAJIBKAN PENGELOLA TEMPAT WISATA BATASI PENGUNJUNG MAKSIMAL 25 PERSEN SELAMA LIBUR PANJANG   ANTISIPASI BEGAL SEPEDA, DPRD DKI JAKARTA MINTA PEMPROV TAMBAH KAMERA PEMANTAU DI SEJUMLAH TITIK   PEMPROV JABAR MINTA PEMDA TEKAN RISIKO PENULARAN COVID-19 SEMASA LIBUR PANJANG   MENTERI BUMN ERICK THOHIR SIAP DUKUNG PELAKU UMKM DALAM INFRASTRUKTUR, PENDANAAN, DAN AKSES PASAR   KEMENTERIAN BUMN TARGETKAN REKRUT 1.000 PUTRA-PUTRI PAPUA DAN PAPUA BARAT DALAM PROGRAM PEREKRUTAN BERSAMA BUMN   KAMPANYE TATAP MUKA MASIF, BAWASLU DORONG PENGUATAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN HARAP MAHASISWA IKUT SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN COVID-19   MENDAGRI TITO KARNAVIAN: HARUS DICARI RUMUS KESEIMBANGAN UNTUK KESEHATAN DAN EKONOMI DI TENGAH PANDEMI COVID-19   PRESIDEN JOKOWI: BERSATU DAN BEKERJA SAMA KUNCI INDONESIA MAJU    KETUA BAWASLU MENGAKU KESULITAN MEREKRUT PENGAWAS TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA (TPS) AKIBAT PANDEMI COVID-19    GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEBUT 39 PERSEN KASUS COVID-19 DI DKI JAKARTA TERJADI DARI KLASTER KELUARGA