Kompas TV nasional sapa indonesia

Ada Tumpang Tindih Aturan Pemerintah Saat Pandemi Corona

Sabtu, 9 Mei 2020 | 02:38 WIB

KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan mengizinkan semua moda transportasi umum beroperasi kembali ke luar daerah di tengah pandemi virus corona.

Namun, di sisi lain larangan mudik dan PSBB masih diberlakukan.

Mengapa ada dua kebijakan yang terkesan bertolak belakang? Seperti apa syarat-syarat bagi penumpang yang diizinkan menggunakan moda transportasi itu?

Peraturan Kementerian Perhubungan memperbolehkan kembali transportasi umum ke luar daerah.

Setelah sebelumnya melarang seluruh moda transportasi umum, kecuali logistik, kini pemerintah mengizinkan operasional semua moda dengan syarat.

Berubah-ubahnya aturan pemerintah di tengah pandemi virus corona dikritik anggota Komisi V DPR fraksi Demokrat Lasmi Indaryani.

Lasmi menilai pemerintah tak serius mengatur transportasi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sementara itu, penerapan sanksi bagi warga yang tetap nekat mudik mulai diberlakukan.

Sanksi denda Rp 100 juta dan kurungan satu tahun penjara disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang dilakukan para pemudik.

Pelanggaran yang akan dikenai sanksi di antaranya melanggar physical distancing, kapasitas penumpang, serta melawan petugas saat akan ditindak.

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:41
ANDREA DOVIZIOSO BELUM PUNYA TIM BALAPAN MOTOGP MUSIM DEPAN USAI PUTUSANNYA TINGGALKAN DUCATI PADA AKHIR MUSIM 2020   MANTAN PRESIDEN KORSEL LEE MYUNG-BAK DIPERINTAHKAN KEMBALI KE PENJARA SETELAH MA BERI HUKUMAN PENJARA 17 TAHUN   TERUS MERUGI AKIBAT DAMPAK PANDEMI, BOEING BERENCANA PHK 7.000 KARYAWAN   JUMLAH KASUS KORONA DI JERMAN: 488.236 POSITIF, 336.688 SEMBUH, 10.288 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI PERANCIS: 1.280.215 POSITIF, 119.413 SEMBUH, 35.823 MENINGGAL DUNIA   PERANCIS AKAN BERLAKUKAN KEBIJAKAN KARANTINA ATAU PEMBATASAN WILAYAH SELAMA SATU BULAN KE DEPAN   PERANCIS DAN JERMAN KEMBALI MEMBERLAKUKAN PEMBATASAN WILAYAH UNTUK MENAHAN LAJU PENULARAN KORONA   KEMLU PASTIKAN TIDAK ADA WNI YANG MENJADI KORBAN PENUSUKAN DI NICE, PERANCIS   PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON, PM JEAN CASTEX, DAN MENTERI LAINNYA RAPAT DARURAT ATAS PENUSUKAN DI NICE   DUA ORANG TEWAS AKIBAT PENUSUKAN OLEH SEORANG TAK DIKENAL DI KOTA NICE, PERANCIS   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 18.298 POSITIF, 16.301 SEMBUH, 463 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 33.100 POSITIF, 27.508 SEMBUH, 1.720 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 35.607 POSITIF, 24.999 SEMBUH, 714 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 52.020 POSITIF, 45.937 SEMBUH, 3.740 MENINGGAL DUNIA