Kompas TV religi beranda islami

Begini Pola Makan Yang Diajarkan Rasul Agar Tubuh Terjaga Kesehatannya

Selasa, 28 April 2020 | 00:24 WIB

Sadar atau tidak, pola makan juga mempengaruhi kualitas hidup seseorang khususnya yang tinggal di perkotaan atau orang urban. Penerapan pola makan yang salah dapat berdampak negatif pada tubuh seseorang. Salah satunya adalah obesitas yang telah menjangkiti orang di berbagai negara.

Masalah obesitas tidak dapat disepelekan karena merupakan satu dari 5 penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Prof Dr Abdul Basyid Muhammad As Sayid, pakar kedokteran dan biofisika mengatakan bagaimana nabi mengatur program makan sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga.

Menurut diet rasul sebaiknya kita memakan buah-buahanan lebih dulu sebelum makan makanan yang berat. Selanjutnya makan dengan menggunakan 3 jari. Makan cara duduk dalam posisi tegak sambil mengunyah makan secara perlahan.

Rasul melarang kita bersikap rakus dan berlebihan, makan sambil berbincang. Sebaiknya melakukan kegiatan ringan setelah makan, dan tidak langsung tidur. Sebab Rasul melarang dengan keras kebiasaan tidur setelah makan, karena itu mendatangkan potensi untuk datangnya berbagai macam penyakit. Selain itu Rasul juga memperingatkan kita untuk tidak mengkonsumsi makan yang terlalu panas dan minuman yang terlalu dingin. Kemudian Rasul menyarankan kita untuk minum dengan cara 3 kali tegukkan. Kemudian bernafas, dan demikian seterusnya. Terakhir, cuci tangan dan tak lupa membaca hamdalah.

Menurut Rasul, kesehatan kita sering ditentukan dari perut kita sendiri.

Istilah modernnya: you are what u eat. Apa yang kita makan menentukan keadaan jasmani diri kita masing-masing. Rasul memberikan pemahaman bahwa setiap manusia seharusnya menentukan isi perut yang ideal. Yaitu 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk air, dan 1/3 untuk udara.

Tata cara atau diet Rasul memberikan kita sebuah  pemahaman akan pentingnya pola makan ala Rasul untuk mendapat tubuh yang sehat.

Editor : Herwanto



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:22
HOTLINE KBRI BEIRUT +961 3199 493   TERCATAT 1.447 WNI BERADA DI LEBANON, 1.234 DI ANTARANYA ADALAH PASUKAN KONTINGEN GARUDA   KEMENLU TERUS PANTAU DAN PASTIKAN KONDISI WNI PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PERANCIS KIRIM 2 PESAWAT MILITER KE BEIRUT UNTUK BANTUAN PENCARIAN DAN PENYELAMATAN PASCA-LEDAKAN BESAR   SEBANYAK 300.000 PENDUDUK KEHILANGAN RUMAH AKIBAT LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PRESIDEN LEBANON MICHEL AOUN JANJIKAN PENYELIDIKAN TRANSPARAN ATAS LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   ISRAEL BANTAH TERLIBAT DALAM LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   SEBANYAK 30 TENAGA KESEHATAN RSUD SOGATEN, KOTA MADIUN, TES "SWAB" SETELAH 1 DOKTER POSITIF TERINFEKSI KORONA   BUPATI OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN, ILYAS PANJI ALAM, SEMBUH DARI KORONA   BUKA PARIWISATA UNTUK TURIS DOMESTIK, PEMPROV BALI FOKUS BANGUN KEPERCAYAAN WISATAWAN DI TENGAH PANDEMI   PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI DI WILAYAH KUNINGAN, JABAR, DIBUKA KEMBALI MULAI SABTU, 8 AGUSTUS 2020   KEMENDIKBUD MINTA PEMKOT BEKASI HENTIKAN SIMULASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA DI 6 SEKOLAH   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI IMBAU WARGANYA TIADAKAN LOMBA 17-AN YANG SIFATNYA MENGUNDANG KERUMUNAN   DINKES DKI JAKARTA INGATKAN MASYARAKAT UNTUK BAHU-MEMBAHU ATASI PANDEMI KORONA