Kompas TV nasional berita kompas tv

Kejelasan Teknis PSBB Angkutan Umum dan Pribadi

Sabtu, 11 April 2020 | 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah provinsi DKI Jakarta mulai melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Jumat (10/4/2020).

Melalui Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, pemprov DKI Jakarta melakukan pembatasan pergerakan masyarakat selama dua pekan mendatang.

Adapun salah satu poin yang dibahas dalam aturan tersebut adalah mengenai larangan kepada ojek online (ojol) untuk mengangkut penumpang.

Hal tersebut tertuang dalam pasal 18 ayat 6 Pergub Nomor 33 Tahun 2020.

Selama masa PSBB, kini ojek online(ojol) hanya diperbolehkan menggunakan layanan antar makanan dan barang.

Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Igun Wicaksono menyebut jika hal tersebut sangat berdampak pada penghasilan para pengemudi ojek

"Pada saat normal, komposisi layanan penumpang itu 70-80 persen sendiri. Itu untuk teman-teman ojek yang reguler ya," ucap Igun Wicaksono.

"Nah setelah diberlakukan dilarang kita membawa penumpang, ya otomatis praktis kita kehilangan 70-80 persen penghasilan. Kita hanya mengandalkan makanan," sambungnya.

Kebijakan pengemudi ojek online tak sama dengan pemilik motor pribadi.

Motor pribadi masih boleh membawa penumpang asalkan menggunakan masker.

Bagaimana pastinya peraturan pembatasan sosial berskala besar ini untuk transportasi umum?

Simak dialog bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dan Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Igun Wicaksono.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:27
PANDEMI KORONA, PEMKAB PROBOLINGGO WAJIBKAN PABRIK SEDIAKAN RUMAH SEHAT   KPU USUL PERPPU BARU PILKADA ATUR KONSER KAMPANYE SECARA DARING   KEMENHUB SEBUT SANKSI BAGI PESEPEDA YANG LANGGAR ATURAN AKAN DITENTUKAN PEMDA   PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   PEMKAB GARUT SIAPKAN PEMAKAMAN UMUM DI KAMPUNG SANTIONG UNTUK JENAZAH PASIEN POSITIF COVID-19   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   KOMISI X DPR: SEJARAH HARUS TETAP JADI MATA PELAJARAN WAJIB BAGI SISWA DI SEKOLAH   BKKBN APRESIASI PROGRAM INOVASI POSYANDU KELUARGA YANG DIMILIKI PEMPROV NUSA TENGGARA BARAT   PANDEMI KORONA, GUBERNUR JATIM SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG    TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI, PEMKAB MALANG, JATIM, DORONG INOVASI DI SEKTOR PERTANIAN   2 PEDAGANG POSITIF COVID-19, PEMKAB TEGAL TUTUP SEMENTARA PASAR TRAYEMAN SLAWI SELAMA 3 HARI    PILKADA 2020, KETUA DPR MINTA KPU DAN BAWASLU SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SECARA RINCI DAN MASIF   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL