Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pemerintah: Keluar Rumah Wajib Pakai Masker!

Minggu, 5 April 2020 | 16:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mulai 5 April 2020 ini pemerintah mengharuskan semua masyarakat Indonesia menggunakan masker ketika berada di luar rumah.

Hal ini dikarenakan penyebaran virus Corona dengan tanpa gejala merupakan kasus terbanyak.

Dengan menggunakan masker, masyarakat bisa mencegah penularan virus ini.

Pasalnya, kita tak mengetahui siapa yang terinfeksi virus Corona karena orang tanpa gejala juga bisa menjadi pembawa virus Corona.

Baca Juga: Muncul Kategori Baru "OTG" Terkait Covid-19, Apa Maksudnya?

Pemerintah menyarankan agar masyarakat umum menggunakan masker kain, sedangkan masker N95 dan masker bedah digunakan oleh tim medis.

Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensinya di BNPB Minggu (5/4/2020).

"Sesuai hasil penelitian, Masker kain dapat menangkal virus sebesar 70 persen. Dengan demikian masyarakat diharapkan, untuk tetap jaga jarak, saat berada di keramaian, minimal satu sampai dua meter dan apabila tidak memiliki kegiatan penting di luar sebaiknya tetap tinggal di rumah," kata Wiku di Kantor BNPB, Minggu (5/4)

Masker kain sebaiknya memiliki tiga lapisan, sebab hal itu akan efektif dalam menangkap virus. Profesor Wiku mengingatkan agar dalam memakai masker kain masyarakat juga tak lupa mencuci tangan terlebih dahulu.

Baca Juga: [Full] Penjelasan Masker Kain 70 Persen Bisa Tangkal Virus Corona
  
"Cara pembuatan dan pemakaian Masker kain dapat disesuaikan dengan wajah. Pastikan tangan yang digunakan bersih danbharus menutupi hidung hingga dagu serta tidak longgar," katanya.  

Masyarakat dapat membuat masker dari kain bersih, bisa dijahit manual atau menggunakan mesin. Masker kain harus dicuci menggunakan sabun. 

Penulis : Sadryna Evanalia




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:49
GELEDAH APARTEMEN DALAM KASUS DUGAAN KORUPSI ASABRI, KEJAKSAAN AGUNG SITA 36 LUKISAN BERLAPIS EMAS   TELUSURI DUGAAN SUAP, KPK BENARKAN TELAH MINTA DIRJEN IMIGRASI CEGAH MANTAN PEGAWAI DITJEN PAJAK PERGI KE LUAR   PRESIDEN JOKO WIDODO MENYATAKAN "POSITIVITY RATE" KASUS KORONA DI INDONESIA TERUS MENURUN   PRESIDEN JOKOWI IMBAU MASYARAKAT INDONESIA TIDAK PERLU KHAWATIR DENGAN VARIAN BARU VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKO WIDODO: BELUM ADA BUKTI VARIAN BARU VIRUS KORONA LEBIH MEMATIKAN   JPU: DJOKO TJANDRA TERBUKTI MENYUAP JAKSA PINANGKI, IRJEN NAPOLEON, DAN BRIGJEN PRASETIJO DALAM KASUS "RED NOTICE"   JAKSA TUNTUT 4 TAHUN PENJARA DAN DENDA RP 100 JUTA TERHADAP DJOKO TJANDRA DALAM KASUS SUAP "RED NOTICE" DAN FATWA MA   GARUDA SEDIAKAN LAYANAN TES CEPAT ANTIGEN GRATIS BAGI PENUMPANG RUTE DOMESTIK SELAMA BULAN MARET 2021   KEJATI KEPULAUAN RIAU DAN KKP TENGGELAMKAN 6 KAPAL ASING BERBENDERA VIETNAM YANG MENCURI IKAN DI KEPULAUAN RIAU   SEMPAT DITUNDA, LAGA UJI COBA TIM NASIONAL SEPAK BOLA U-23 MELAWAN P-S TIRA PERSIKABO DIGELAR JUMAT, 5 MARET 2021   PRESIDEN JOKO WIDODO AJAK MASYARAKAT CINTA PRODUK DALAM NEGERI AGAR PRODUK LOKAL BISA KUASAI PASAR INDONESIA   HINGGA SAAT INI SUDAH 36.897 ORANG MENINGGAL AKIBAT TERPAPAR COVID-19 DI INDONESIA   RAPIMNAS PARTAI GOLKAR AKAN MEMBAHAS PEMULIHAN KESEHATAN DI TENGAH COVID-19 DAN EKONOMI NASIONAL   PARTAI GOLKAR AKAN MENGGELAR RAPIMNAS SECARA VIRTUAL PADA TANGGAL 5-6 MARET 2021