HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Tegas! Jubir Presiden Sebut Keringanan Kredit Diutamakan untuk Pasien Positif Corona

Senin, 30 Maret 2020 | 14:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Relaksasi kredit atau keringanan cicilan yang diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih diutamakan kepada masyarakat yang sudah dinyatakan sebagai pasien positif Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Presiden Jokowi Fadjroel Rachman.

Relaksasi kredit ini sudah diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020.

"Sasaran utama penerima POJK adalah individu yang telah positif Covid-19 baik yang telah isolasi di Rumah Sakit dan yang melakukan isolasi mandiri," kata Fadjroel dalam keterangan tertulis, Minggu (30/3/2020).

Baca Juga: Jokowi: Tukang Ojek dan Sopir Taksi Jangan Khawatir, Cicilan Ditangguhkan Setahun

Oleh karena itu, Fadjroel menegaskan, bukan berarti seluruh pelaku usaha mikro kecil menengah akan mendapatkan bantuan relaksasi kredit ini.

"Prioritas bantuan berdasar POJK adalah pelaku UMKM yang sudah tidak mampu lagi mengangsur bunga dan pokok pinjamannya sebagai dampak Covid-19," kata dia.

Fadjroel menambahkan, debitur baru akan mendapatkan relaksasi setelah melalui tiga proses.

Pertama, debitur wajib mengajukan restrukturisasi ke bank secara online.

Kemudian, bank akan melakukan penilaian untuk menentukan debitur terdampak atau tidak terdampak, baik langsung atau tidak langsung, didasari historis pembiayaan dan kondisi terkini lainnya. Barulah setelah itu, bank membuat keputusan.

Baca Juga: Leasing Mulai Buka Keringanan Kredit, Begini Cara dan Syaratnya

Ada tujuh industri utama yang diprioritaskan dalam bantuan stimulus restrukturisasi kredit dari bank ini, yakni pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian dan pertambangan.

Relaksasi kredit bisa dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, penambahan fasilitas kredit/pembiayaan, dan konversi kredit/pembiayaan menjadi penyertaan modal sementara.

Diketahui, kebijakan relaksasi kredit ini diumumkan Presiden Jokowi pada Selasa (24/3/2020) lalu.

Menurut Jokowi, relaksasi ini juga berlaku bagi pengendara ojek, supir taksi hingga nelayan yang memiliki cicilan kendaraan.

#Jokowi #CicilanKendaraan #OjekOnline

Editor : Desy Hartini



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
16:24
ATLET BADMINTON DUNIA LIN DAN MENYATAKAN PENSIUN MELALUI AKUN MEDIA SOSIAL   BPBD: SEBANYAK 9.415 WARGA MENGUNGSI AKIBAT BANJIR BANDANG YANG MELANDA PROVINSI GORONTALO    FORUM REKTOR INDONESIA MINTA PEMERINTAH TANGGUNG BIAYA INTERNET MAHASISWA & DOSEN DALAM PERKULIAHAN DARING   FSGI: PPDB MELALUI ZONASI BINA RW BERPOTENSI MUNCULKAN MASALAH BARU KARENA SEBARAN SEKOLAH TAK MERATA    FEDERASI SERIKAT GURU INDONESIA (FSGI) KRITIK PPDB JAKARTA MELALUI JALUR BINA RW YANG DIBUKA HARI INI   PRESIDEN JOKOWI MENGAJAK SELURUH PERGURUAN TINGGI LEBIH AKTIF BEKERJA SAMA DENGAN SEKTOR INDUSTRI   PRESIDEN JOKOWI MINTA SEMUA PERGURUAN TINGGI BERI PERHATIAN BESAR TERHADAP KESEHATAN MENTAL & FISIK MAHASISWA    PRESIDEN JOKOWI OPTIMITIS INDONESIA BISA JADI NEGARA BERPENGHASILAN TINGGI PADA 2045   PRESIDEN JOKOWI APRESIASI KENAIKAN PERINGKAT INDONESIA JADI NEGARA BERPENGHASILAN MENENGAH KE ATAS   WHO MEMINTA NEGARA-NEGARA TAK ABAIKAN DATA COVID-19   WAGUB AHMAD RIZA PATRIA: PEMPROV DKI GENCAR LAKUKAN TES COVID-19 DAN TELAH LAMPAUI STANDAR WHO   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA SEBUT PENGUNJUNG MAL DI JAKARTA SAAT PSBB TRANSISI HANYA 20 HINGGA 30 PERSEN   PIMPINAN DPR AKAN PANGGIL ANGGOTA KOMISI VII YANG MINTA DILIBATKAN DALAM PENYALURAN DANA CSR BUMN   MERAWAT INGATAN LEWAT CERITA BERSAMA KURATOR CERPEN KOMPAS. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID