HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV internasional kompas dunia

9 Hari Menjalani Perawatan, WNI Positif Corona Meninggal di Singapura

Minggu, 22 Maret 2020 | 03:15 WIB
9-hari-menjalani-perawatan-wni-positif-corona-meninggal-di-singapura
Simulasi penanganan pasien terinfeksi virus corona di RAUD Margono Soekarjo Purwokerto, Jawa Tengah. (Sumber: KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)

SINGAPURA, KOMPASTV – Seorang WNI yang dinyatakan positif corona meninggal dalam perawatan di rumah sakit di Singapura, Sabtu (21/3/2020).

WNI yang diidentifikasi sebagai pasien positif corona kasus 212 oleh pemerintah Singapura meninggal karena berada dalam kondisi kritis sejak mulai dirawat di ICU Pusat Nasional Penyakit Menular di Singapura pada 13 Maret 2020.

KBRI Singapura dalam keterangan pers menjelaskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura riwayat kematian pasien yakni terjadi komplikasi serius pasien kasus 212 yang akhirnya menyebabkan WNI tersebut menghembuskan nafas terakhir pada 21 Maret 2020 pukul 10.15 waktu setempat. 

Baca Juga: WNI Positif Virus Corona di Singapura Bertambah, Total Menjadi 19 Orang

Pasien telah menjalani perawatan selama 9 hari di ICU, namun sebelumnya pasien sudah dirawat di rumah sakit di Jakarta karena pneumonia serta memiliki riwayat sakit jantung.

WNI tersebut berjenis kelamin Laki-laki dengan umur 64 tahun, tiba di Singapura pada 13 Maret 2020 dan dinyatakan positif sehari sesudahnya.

"Pihak keluarga sudah diberitahu langsung oleh Kementerian Kesehatan Singapura. Kemenkes Singapura telah menyampaikan informasi mengenai hal ini bersama semua informasi terkait kepada Kemenkes RI," tulis KBRI Singapura dalam keterangan pers, Sabtu (21/3/2020).

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:13
SATGAS WASPADA INVESTASI OJK NORMALISASI 35 DARI 50 KOPERASI YANG DIDUGA MEMILIKI APLIKASI DARING ILEGAL    MENTERI BUMN ERICK THOHIR TARGETKAN PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG SELESAI PADA SEPTEMBER 2022    KEMENKES IRAN MELAPORKAN 2.189 KASUS BARU KORONA DALAM WAKTU 24 JAM    PEMERINTAH KOREA SELATAN KEMBALI MENUTUP SEKOLAH SETELAH MELAPORKAN KASUS KORONA KEMBALI NAIK    DISHUB DKI: PEMERIKSAAN SIKM DITERAPKAN HINGGA PENETAPAN KORONA SEBAGAI BENCANA NASIONAL DINYATAKAN SELESAI    BANYAK PELANGGARAN SELAMA PSBB, KAPOLDA METRO JAYA: PENGAWASAN PASAR TRADISIONAL DIPERKETAT SAAT "NEW NORMAL"    KAPOLDA METRO JAYA: PASAR TRADISIONAL JADI SALAH SATU LOKASI YANG BANYAK TERJADI PELANGGARAN SELAMA PSBB    PEMERINTAH PERPANJANG MASA PEMBERIAN BANSOS BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK PANDEMI HINGGA DESEMBER 2020    GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: KASUS KORONA DI KOTA AMBON MERUPAKAN TERTINGGI DI PROVINSI MALUKU    GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL MENGIMBAU WARGANYA TAK EUFORIA SELAMA MENJALANI "NEW NORMAL"    PEMPROV DKI TEGASKAN SELURUH RUMAH IBADAH HARUS TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA "NEW NORMAL"    PEMPROV DKI AKAN BUKA KEMBALI SELURUH TEMPAT IBADAH SAAT "NEW NORMAL" DITERAPKAN    GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN PASTIKAN TAK ADA PEMBANGUNAN BARU DI JAKARTA TAHUN INI    KEMENKES MINTA PANDUAN "NEW NORMAL" DISESUAIKAN DENGAN KONDISI MASING-MASING PERUSAHAAN