Kompas TV nasional berita kompas tv

Ini Protokol Pemkot Surabaya Cegah Corona, Risma Sampai Turun ke Jalan

Selasa, 17 Maret 2020 | 22:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Untuk mencegah persebaran virus pandemi Covid-19, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta para stakeholder seperti persatuan hotel, warung, cafe, kantor, transportasi umum, dan lain sebagainya untuk membuat protokol dalam menghadapi virus tersebut.

Sebanyak 1.800 botol telah dibagikan sebagai bentuk protokol cegah corona di transportasi umum.

"Mereka diwajibkan sebelum masuk kendaraan umum, mereka harus menggunakan sanitizer dulu. Kemudian jarak penumpang juga diatur minimal 1 meter," kata Tri Rismaharini.

Tak hanya di transportasi umum, Risma juga mengimbau seluruh warga untuk tak berdiri berdekatan saat berada di ruang publik seperti di jalan, bahkan hal tersebut juga dilakukan langsung oleh Risma di lapangan.

"Mereka juga nurut, ketawa iya bu gitu. Nurut," ucap Risma.

Hingga kini kota Surabaya belum meningkatkan status pandemi virus tersebut, Risma berharap hal ini tak terjadi lantaran Pemkot telah menyiapkan hal ini sejak lama.

"Enggak, belum, kita lakukan upaya terus, mudah-mudahan nggak terjadi lah. Kita sudah bekerja keras untuk hal ini sejak bulan Januari," jelas Risma.

 

Penulis : Reny Mardika


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:11
FORMAPPI: DPR MASIH PERTAHANKAN RUU KONTROVERSIAL DI PROLEGNAS PRIORITAS 2021   DPRD JABAR MINTA PEMBANGUNAN TOL CILEUNYI-SUMEDANG-DAWUAN DIPERCEPAT   MENTERI PPPA I GUSTI AYU BINTANG: PENGESAHAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL TAK DAPAT DITUNDA LAGI   PEMKAB BANYUWANGI, JATIM, JADIKAN SITUS WATUKEBO MUSEUM SITUS TERBUKA   KPU TUNJUK ILHAM SAPUTRA SEBAGAI PELAKSANA TUGAS KETUA KPU GANTIKAN ARIEF BUDIMAN   MENDESA PDTT KLAIM PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA TINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA   PALANG MERAH INDONESIA: PENERIMA VAKSIN COVID-19 TIDAK BISA LANGSUNG DONOR DARAH    IDI NILAI OPSI VAKSIN MANDIRI HARUS ADA AGAR VAKSINASI BERJALAN CEPAT   DINKES DKI MINTA KAPASITAS RS RUJUKAN UNTUK PASIEN COVID-19 DITAMBAH HINGGA 40 PERSEN   MENTERI PPPA I GUSTI AYU BINTANG: PEREMPUAN KEKUATAN BANGSA HADAPI PANDEMI COVID-19   KEMENKES: MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN TETAP PENTING MESKI SUDAH DIVAKSIN   IDI: VAKSIN COVID-19 AKAN BEKERJA MEMBERIKAN ANTIBODI SETELAH HARI KE-14 PELAKSANAAN VAKSIN KEDUA   IDI IMBAU MASYARAKAT KURANGI KEGIATAN BERKERUMUN ATAU BEPERGIAN SETELAH VAKSINASI   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: MESKI SUDAH DIVAKSIN, TETAP HARUS DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN