Kompas TV nasional sapa indonesia

Sebagai Pusat Informasi Terkait Corona, Perlukah Indonesia Membangun Crisis Center?

Rabu, 4 Maret 2020 | 14:47 WIB

JAKARTA, KOMMPAS.TV - Sejumlah kalangan meminta pemerintah lebih aktif dalam menangani wabah corona di Indonesia, pasca ditemukannya 2 warga yang positif tertular virus corona. 

Tak hanya mengampanyekan pencegahan penularan virus corona, tapi juga meredam kepanikan yang terjadi di masyarakat, sehingga dapat mencegah krisis akibat corona. 

Ketua Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono saat ini kontak fisik harus dikurangi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Komisioner Ombudsman, Laode Ida menyebutkan pemerintah harus terus menyiasati strategi-strategi untuk terus memberikan kepastian, jangan sampai nantinya berdampak kepada yang lain. 

Laode juga menyebutkan crisis center sangat mutlak diperlukan sebagai tempat dan pusat informasi, meskipun memang harus diakui membangun crisis center bukan pekerjaan yang ringan.

Informasi yang dibutuhkan juga terkait langkah-langkah penanggulangannya, bagaimana perkembangannya dan bagaimana penyebarannya. 

 

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Peristiwa

Sorotan: Jakarta Terancam Tenggelam?

Minggu, 1 Agustus 2021 | 03:49 WIB
Peristiwa

Kasus Corona Melonjak di Riau

Minggu, 1 Agustus 2021 | 00:20 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19