HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Mantan Menpora Imam Nahrawi Diduga Terima Suap 26,5 Miliar Rupiah

Jumat, 14 Februari 2020 | 16:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus suap dana hibah KONI di Kementerian Pemuda dan olahraga menyeret mantan Menpora Imam Nahrawi menjadi terdakwa.

Ia diduga menerima suap sebesar total 26,5 miliar rupiah yang jadi commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI.

27 September 2019 lalu KPK menahan Imam Nahrawi setelah pemeriksaan perdana sebagai tersangka. 

Imam nahrawi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap dana hibah KONI 18 September lalu.

Mantan Menpora ini diduga telah menerima suap sebanyak 14,7 miliar rupiah melalui staf pribadinya Miftahul Ulum periode 2014 hingga 2018. 

Dalam rentang waktu 2016 hingga 2018 Imam juga diduga meminta uang senilai 11,8 miliar rupiah.

Total penerimaan 26,5 miliar rupiah tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI.

Tak terima dijadikan tersangka oleh KPK mantan menteri pemuda dan olahraga Imam Nahrawi sempat mencoba upaya hukum dengan mengajukan praperadilan. 

Namun praperadilannya ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Bersama Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum kasus suap dana hibah KONI sudah menjerat tujuh orang sebagai tersangka.

Dua di antaranya adalah pejabat KONI dan sudah divonis bersalah.
 

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
01:41
PEKAN DEPAN, BALEG DPR AKAN BENTUK PANITIA KERJA UNTUK BAHAS DRAF "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA   KETUA KOMISI III DPR HERMAN HERY BANTAH PEMBAHASAN RKUHP & RUU PEMASYARAKATAN AKAN DIKEBUT DALAM SEPEKAN   EVI NOVIDA GINTING SAMPAIKAN SURAT KEBERATAN ATAS KEPPRES YANG BERHENTIKAN DIRINYA SEBAGAI KOMISIONER KPU   KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA DESAK PELAKU IMPORTIR SEGERA REALISASIKAN IMPOR BAWANG PUTIH   MENKES ISRAEL YAAKOV LITZMAN DINYATAKAN POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO IMBAU MASYARAKAT TAK KUCILKAN TENAGA MEDIS YANG TANGANI PASIEN KORONA   GUBERNUR RIAU SYAMSUAR TINGKATKAN STATUS SIAGA MENJADI TANGGAP DARURAT VIRUS KORONA   IAKMI NILAI KEBIJAKAN "SOCIAL DISTANCING" UNTUK CEGAH VIRUS KORONA BELUM BERJALAN DENGAN BAIK   MENDAGRI TITO KARNAVIAN INSTRUKSIKAN KEPALA DAERAH ISOLASI TKI DARI MALAYSIA YANG MEMILIKI GEJALA VIRUS KORONA   KPK BENTUK TIM KHUSUS UNTUK AWASI PENGGUNAAN ANGGARAN PENANGANAN VIRUS KORONA   POLRI TANGANI 70 KASUS HOAKS TERKAIT VIRUS KORONA PER 2 APRIL 2020   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO: HAMPIR 8.500 VENTILATOR DIDISTRIBUSIKAN KE SEMUA RS RUJUKAN KORONA DI INDONESIA   PEMPROV DKI JAKARTA BUAT LABORATORIUM UNTUK PERCEPAT TES VIRUS KORONA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TUNGGU ARAHAN MUI SOAL KEBIJAKAN BERIBADAH SELAMA BULAN RAMADAN