HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Sosok Sopir Angkot yang Bawa Bayinya Bekerja setelah Istri Meninggal

Kamis, 13 Februari 2020 | 18:03 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Seorang sopir Angkutan Kota di Semarang, Jawa Tengah, jadi pusat perhatian.

Dia terpaksa membawa kerja putrinya yang masih bayi karena istrinya sudah tiada.

Hari masih pagi, waktunya bagi Nurul Mukminin mengais rezeki.

Tapi dia tak bisa meninggalkan Bilqis Choirun Nisa, sang buah hati.

Istrinya, Ariani Dwi Setyowati, baru saja pergi, dipanggil Ilahi.

Bilqis yang baru berusia tiga setengah bulan terpaksa dibawa kerja.

Nurul Mukminin menjadi perhatian publik setelah kedapatan membawa bayi saat narik angkot.

Alasannya membuat banyak orang mengurut dada.

Dia terpaksa membawa anaknya yang masih bayi karena istrinya sudah tiada.

Nurul juga tak bisa berhenti bekerja, karena masih ada tunggakan biaya persalinan.

Kadang, anak tertua yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, diminta membantu mengurus adiknya.

Bagi sopir angkot jurusan Mangkang-Johar, Nurul Mukminin memang dikenal sebagai bapak yang bertanggung jawab.

Dia juga dikenal sebagai teman yang rendah hati dan rajin beribadah

Seorang diri, Nurul Mukminin masih akan terus menunaikan tugasnya sebagai bapak sekaligus ibu bagi kedua putrinya yang masih kecil.

Ada dua cita-cita di benaknya.

Melihat anak pertama kuliah, dan si bungsu masuk pesantren.

Seperti wasiat terakhir istri tercinta.

Penulis : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
15:16
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   PRESIDEN AS DONALD TRUMP ANCAM STOP BANTUAN UNTUK WHO KARENA DIANGGAP BERSIKAP TIDAK JELAS KEPADA TIONGKOK   KEDUBES RIYADH SEBUT 7 WNI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA DI ARAB SAUDI   PANGDAM XIV/HASANUDDIN SERAHKAN 2.000 APD DAN 600 ALAT "RAPID TEST" KORONA KE PEMPROV SULAWESI TENGGARA   TERAPKAN PSBB MULAI JUMAT, 10 APRIL 2020, GUBERNUR DKI: TRANSPORTASI UMUM BEROPERASI HINGGA PUKUL 18.00 WIB   PEMPROV DKI JAKARTA MELALUI DINKES KESEHATAN TAMBAH KAPASITAS TEMPAT TIDUR UNTUK MERAWAT PASIEN KORONA   PEMKOT TEGAL, JAWA TENGAH, TUNGGU PERSETUJUAN UNTUK MENERAPKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR DARI KEMENKES   PEMKAB KARAWANG, JAWA BARAT, IMBAU BURUH TIDAK MUDIK KE KAMPUNG HALAMAN SAMPAI PANDEMI KORONA BERAKHIR   KAI: MULAI 12 APRIL 2020, PENUMPANG KERETA WAJIB MENGGUNAKAN MASKER   KEMENKEU SALURKAN RP 3,3 TRILIUN KE BNPB UNTUK TANGANI VIRUS KORONA   MENTERI LHK SITI NURBAYA PUTUSKAN POTONG ANGGARAN KLHK RP 1,58 TRILIUN UNTUK PENANGANAN KORONA    KEMENTERIAN BUMN SEBUT 2 ALAT DETEKSI KORONA ASAL SWISS BISA MENGETES 10.000 SPESIMEN PER HARI   KEMENTERIAN BUMN DISTRIBUSIKAN ALAT PENDETEKSI VIRUS KORONA YANG DIBELI DARI SWISS KE 11 PROVINSI