HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV internasional kompas dunia

WHO Umumkan Nama Resmi Untuk Penyakit Akibat Virus Corona

Rabu, 12 Februari 2020 | 17:55 WIB

JENEWA, KOMPAS.TV - Penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona Baru atau yang sebelumnya disebut Pneumonia Wuhan kini telah memiliki nama resmi, yakni Covid-19. Nama resmi ini diumumkan oleh Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Selasa (11/2/2020) waktu Jenewa.

“Kami sekarang memiliki nama untuk penyakit (tersebut) dan nama itu adalah COVID-19,” tutur Direktur WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Dalam konferensi pers, Tedros menyatakan nama Covid-19 merupakan singkatan dari kata 'corona', 'virus', dan 'disease', atau berarti penyakit virus corona. Sementara angka "19" merupakan singkatan dari 2019, di mana infeksi pertama kali diidentifikasi pada tanggal 31 Desember.

Penamaan ini diberikan setelah sebelumnya Covid-19 disebut dengan virus corona, virus corona Wuhan, atau juga menggunakan kodenya yaitu 2019-nCoV.

Tedros juga mengatakan bahwa nama resmi akhirnya diberikan dan menjadi penting untuk mencegah penggunaan nama lain yang tidak akurat, seperti nama lokasi geografis, nama orang, hewan atau makanan, budaya, populasi, industri, atau pekerjaan tertentu yang bisa menimbulkan stigma pada golongan tertentu. 

Panduan ini dibuat karena dalam beberapa kasus seperti penamaan MERS atau Middle East Respiratory Syndrome atau Flu Babi, menimbulkan stigma tertentu.

Menurut WHO, hingga Selasa (11/2/2020), jumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 berjumlah 1.017 orang, dan lebih dari 42.000 orang terjangkit penyakit ini.

Baca Juga: Peneliti Harvard Ragukan Indonesia Soal Deteksi Virus Corona, Ini Jawaban Kemenkes

Penulis : Laura Elvina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
14:25
DUTA BESAR TIONGKOK UNTUK ASEAN DENG XIJUN TEGASKAN WABAH VIRUS KORONA TAK PENGARUHI HUBUNGAN TIONGKOK-ASEAN   KORSEL MENGONFIRMASI 142 KASUS BARU VIRUS KORONA SEHINGGA TOTAL 346 ORANG DI NEGERI GINSENG TERINFEKSI KORONA   KEMENKOMINFO MENJARING 119 KONTEN HOAKS ATAUPUN DISINFORMASI SOAL KORONA DARI 23 JANUARI-20 FEBRUARI 2020   KEMENKOMINFO MINTA MASYARAKAT BIJAK DALAM MEMILAH DAN MEMILIH INFORMASI SOAL VIRUS KORONA DI DUNIA MAYA   BUPATI SAMOSIR, SUMUT, OPTIMISTIS TARGET WISATAWAN 2020 TERPENUHI DI TENGAH WABAH VIRUS KORONA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO PASTIKAN PENGUNGSI KORBAN BANJIR DI DESA KOSAMBI, KUDUS, AMAN    KEMENDIKBUD: REVISI UU 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN SANGAT DIPERLUKAN   WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN MINTA GURU BERADAPTASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0   PRESIDEN JOKO WIDODO: PERBAIKAN SARANA SEKOLAH PENTING UNTUK KEMBANGKAN SDM   MENTERI ERICK THOHIR SEBUT 130 BOS PERUSAHAAN BUMN MANGKIR DAN TAK SETORKAN RENCANA BISNIS 5 TAHUN KE DEPAN   BMKG PREDIKSI SEJUMLAH WILAYAH DI DKI JAKARTA AKAN MENGALAMI HUJAN LOKAL HARI INI   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: CUKAI MINUMAN BERPEMANIS TURUNKAN PERMINTAAN KARENA HARGA MAKIN MAHAL   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: KASUS JIWASRAYA TAK BOLEH DIBELOKKAN KE PERKARA PERDATA   KPK TEGASKAN PENGHENTIAN 36 KASUS DI TAHAP PENYELIDIKAN SUDAH SESUAI DENGAN UU