HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV religi beranda islami

Keunikan Arsitektur Masjid Ismailiyah Bedagai Medan

Selasa, 11 Februari 2020 | 16:47 WIB

Masjid kebanggan Rakyat Bedagai yang dibangun tahun 1882, kepemilikan dan pengelolaan masjid ini masih diatur oleh keturunan sultan Bedagai. Secara fisik dan beberapa wujud bangunan masjid juga masih terjaga keasliannya.  Arsitekturnya lebih banyak dipengaruhi budaya Arab dan Turki. Dengan polesan warna kuning, biru dan putih sebagai warna asli khas Kerajaan Bedagai dengan kharakteristik yang berwibawa. Dari luar bangunan masjid ini masih terlihat kokoh, dengan design atap masjid seperti bentuk istana dengan model lebah bergantung sebagai penanda, jaman dahulu masjid ini adalah masjid negara. Kubahnya tak beda dengan masjid kebanyakan, hanya saja letaknya yang agak sedikit kebelakang agar nampak lebih indah jika dipandang dari depan masjid.

Siapapun yang berkunjung kemasjid ini, yang pertama mendapat perhatian adalah menara masjidnya yang mudah dikenali karakteristiknya walaupun dari kejauhan, menara setinggi 50meter ini terdiri dari lima tingkat. Tingkat pertama terdiri atas tiga tingkat berbentuk ruangan yang dihiasi oleh dua jendela di kedua sisinya, tingkat kedua berbentuk segi delapan, sedangkan bagian ketiga dan keempat berbentuk bulat. dan tingkat kelima adalah bulat-bulatan yang makin kecil ke arah atas

Selain menara, di bagian kiri bangunan juga terdapat tempat wudhu yang atapnya berbentuk tumpang dan hiasan berbentuk pucuk rebung sebagai ciri khas bangunan melayu, namun sayang ia sudah tidak dikenakan lagi. Pada interior masjid terdapat 4 tiang penyangga bangunan yang agak berdekatan karena ruang masjid memang tidak terlalu luas, Tiang ini juga berfungsi sebagai pembatas ruang sholat bagi ikhwan dan akhwat.   

Luas bangunan masjid sebesar 21 x17 meter yang dilengkapi dengan 9 pintu dan 6 jendela berbentuk lengkungan yang dihiasi ornamen bunga khas melayu. ornamen ini oleh masyarakat sekitar dikenal dengan sebutan Roda Sula.

Mihrab terletak di sisi barat, berbentuk lengkungan setengah lingkaran yang dilapisi keramik. Ruang dengan sirkulasi udara yang cukup sejuk dihasilkan karena atap yang cukup tinggi. Mimbar khutbah yang terbuat dari kayu konon mirip dengan mimbar Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

Penulis : Agung Pribadi



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Bebaskan Sungai Bedadung Dari Sampah

Sabtu, 22 Februari 2020 | 12:56 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
14:03
DUTA BESAR TIONGKOK UNTUK ASEAN DENG XIJUN TEGASKAN WABAH VIRUS KORONA TAK PENGARUHI HUBUNGAN TIONGKOK-ASEAN   KORSEL MENGONFIRMASI 142 KASUS BARU VIRUS KORONA SEHINGGA TOTAL 346 ORANG DI NEGERI GINSENG TERINFEKSI KORONA   KEMENKOMINFO MENJARING 119 KONTEN HOAKS ATAUPUN DISINFORMASI SOAL KORONA DARI 23 JANUARI-20 FEBRUARI 2020   KEMENKOMINFO MINTA MASYARAKAT BIJAK DALAM MEMILAH DAN MEMILIH INFORMASI SOAL VIRUS KORONA DI DUNIA MAYA   BUPATI SAMOSIR, SUMUT, OPTIMISTIS TARGET WISATAWAN 2020 TERPENUHI DI TENGAH WABAH VIRUS KORONA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO PASTIKAN PENGUNGSI KORBAN BANJIR DI DESA KOSAMBI, KUDUS, AMAN    KEMENDIKBUD: REVISI UU 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN SANGAT DIPERLUKAN   WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN MINTA GURU BERADAPTASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0   PRESIDEN JOKO WIDODO: PERBAIKAN SARANA SEKOLAH PENTING UNTUK KEMBANGKAN SDM   MENTERI ERICK THOHIR SEBUT 130 BOS PERUSAHAAN BUMN MANGKIR DAN TAK SETORKAN RENCANA BISNIS 5 TAHUN KE DEPAN   BMKG PREDIKSI SEJUMLAH WILAYAH DI DKI JAKARTA AKAN MENGALAMI HUJAN LOKAL HARI INI   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: CUKAI MINUMAN BERPEMANIS TURUNKAN PERMINTAAN KARENA HARGA MAKIN MAHAL   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: KASUS JIWASRAYA TAK BOLEH DIBELOKKAN KE PERKARA PERDATA   KPK TEGASKAN PENGHENTIAN 36 KASUS DI TAHAP PENYELIDIKAN SUDAH SESUAI DENGAN UU