HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas siang

Polisi Ikut Memburu Harun Masiku Terkait Kasus Suap

Kamis, 30 Januari 2020 | 13:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak kepolisian kini ikut memburu tersangka suap pergantian antar waktu anggota DPR, Harun Masiku.

Harun dianggap jadi pintu untuk mengungkap lebih jelas kasus suap terhadap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Kapolri Jenderal Idham Azis telah menerima surat permintaan bantuan dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap Harun.

Baca Juga: Janggal! KPK Susah Tangkap Harun Masiku, ICW: Tidak Ada Keseriusan Pimpinan Membongkar Ini

Soal memburu Harun sudah jadi masalah sejak operasi penangkapan oleh KPK. 

Karena informasi yang simpang siur, apakah Harun ada di Indonesia atau masih di luar negeri, membuat KPK lambat bergerak.

Karena kesimpangsiuran informasi, Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly mencopot Dirjen Imigrasi Ronny Sompie dan Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian, Alif Suadi.

Perburuan Harun Masiku menurut koordinator Indonesia Corruption Watch, Adnan Topan Husodo, bisa dilakukan sejak awal oleh KPK, apalagi KPK punya teknologi melacak buronan.

ICW curiga ada upaya mengaburkan kasus suap pergantian antar waktu anggota DPR Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia.

Baca Juga: Teka-Teki Keberadaan Harun Masiku, Ketua KPK: Pasti Akan Tertangkap!

Kasus suap pergantian antar waktu anggota DPR oleh Harun Masiku telah menjerat 4 tersangka. 

Selain Harun, juga ada mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan dan dua orang lainnya.

Penulis : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:58
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   KOMNAS HAM MINTA PRESIDEN DAN DPR TUNDA PENGESAHAN RKUHP   KANWIL KEMENKUMHAM BALI SIAPKAN BLOK KHUSUS UNTUK NARAPIDANA BERSTATUS POSITIF KORONA   KEMENTERIAN LUAR NEGERI ALOKASIKAN RP 110 MILIAR UNTUK PENANGANAN VIRUS KORONA   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO TERBITKAN SE LARANGAN MUDIK BAGI ASN DAN KELUARGA   KEMENDIKBUD MENDATA 40.081 SENIMAN TERDAMPAK PANDEMI VIRUS KORONA   IKATAN DOKTER NDONESIA INVESTIGASI MENINGGALNYA PETUGAS MEDIS TANGANI KORONA   PEMKAB BANTUL, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUMAH ISOLASI WARGA YANG MUDIK DARI LUAR DAERAH   KETUA DPR: PEMERINTAH PERLU MILIKI DATABASE TERKAIT RUMAH SAKIT YANG TENAGA KESEHATANNYA MEMERLUKAN APD   MENLU SEBUT 907 WNI PESERTA JAMAAH TABLIGH BERADA DI LUAR NEGERI, PALING BANYAK DI INDIA   MENSOS: WARGA MISKIN DI JABODETABEK DAPAT PAKET SEMBAKO BUKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI   MUI: JIKA PANDEMI VIRUS KORONA MASIH TAK TERKENDALI, SHALAT IDUL FITRI DITIADAKAN   GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN KORONA SERAHKAN 7.000 APD KE DOKTER GIGI DAN SPESIALIS THT