HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Pasiel asal China yang Batuk dan Demam di Surabaya Diisolasi

Senin, 27 Januari 2020 | 13:15 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya menerima pasien asal Tiongkok, yang menderita batuk dan demam untuk antisipasi menyebarnya virus corona.

Diagnosis awal menyatakan, pasien tak terindikasi terjangkit virus corona.

Meski sudah ada diagnosis awal bahwa tak ada virus corona di tubuhnya, saat ini pasien masih ditempatkan di ruang isolasi untuk kembali pemeriksaan lanjutan, demi memastikan pasien tak terjangkit corona.

Hasil uji sampel darah pasien baru bisa diketahui tiga hari lagi.

Pasien warga negara Tiongkok yang menjadi guru Bahasa Mandarin, datang ke RSUD Dokter Soetomo dengan keluhan batuk, flu dan demam. 

Diagnosis awal, pasien menderita Bronkitis akut, setelah kembali dari negaranya, pada 5 Januari lalu.

Seperti diketahui, virus corona yang diduga kuat berasal dari Wuhan, China, tengah menjadi perhatian masyarakat internasional. 

Virus dengan karakteristik mirip SARS dan risiko kematian ini telah menyebar ke berbagai negara, yakni Kanada, Jepang, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan dan lainnya. 

Menyebarnya virus mematikan di sejumlah negara itu membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan lalu lintas internasional agar virus ini tidak menyebar ke seluruh dunia.
 

Editor : Merlion Gusti



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
07:43
STADION MANAHAN, SOLO, JATENG, JADI SATU DARI ENAM KANDIDAT LOKASI PERTANDINGAN PIALA DUNIA U-20   INDIA AKAN BANGUN STADION KRIKET TERBESAR KETIGA DI DUNIA DENGAN KAPASITAS 75.000 PENONTON DI PINGGIRAN KOTA JAIPUR   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 11.130.201 POSITIF, 6.002.500 SEMBUH, 526.156 MENINGGAL DUNIA   IRAK BERENCANA BARTER MINYAK DENGAN MAKANAN DARI LEBANON   MENKEU INGGRIS RISHI SUNAK MINTA WARGANYA UNTUK MAKAN DI LUAR RUMAH GUNA BANTU PULIHKAN EKONOMI NEGARA   WHO AKAN TINJAU HASIL UJI COBA OBAT VIRUS KORONA DALAM DUA PEKAN KE DEPAN   WHO: HAMPIR 30% DARI 60.000 SAMPEL KORONA MENUNJUKKAN ADA TANDA MUTASI, TETAPI TIDAK SEBABKAN PENYAKIT LEBIH PARAH   HINGGA 4 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI PAPUA: 1.942 POSITIF, 880 SEMBUH, 16 MENINGGAL DUNIA   PEMPROV PAPUA PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT PENANGANAN KORONA HINGGA 31 JULI 2020   SEBANYAK 30 PETAMBANG DI KOLAKA UTARA, SULAWESI TENGGARA, POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 138 DARI 145 PASIEN POSITIF KORONA DI KABUPATEN MAGELANG, JATENG, TELAH DINYATAKAN SEMBUH   WAKIL WALI KOTA TANGSEL, BENYAMIN DAVNIE, SEBUT BANYAK WARGANYA MINTA PELONGGARAN UNTUK RESEPSI PERNIKAHAN   PSBB DI KOTA TANGERANG SELATAN BERLANGSUNG HINGGA 12 JULI 2020   JADI TERSANGKA KPK, KETUA DPRD KUTAI TIMUR ENCEK UR FIRGASIH DIPECAT DARI PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN