HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas petang

Ini Dia Para Penggawa Baru Garuda Indonesia

Rabu, 22 Januari 2020 | 21:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Garuda Indonesia, kini sudah punya direksi dan komisaris baru, pasca kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda lipat mewah merk Brompton. 

Posisi direktur utama diisi Irfan Setiaputra, sementara komisaris utama dijabat Triawan Munaf.

Susunan direksi dan komisaris Garuda Indonesia diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa. 

Irfan Setiaputra menduduki kursi Direktur Utama, menggantikan Ari Askhara, yang sebelumnya dicopot atas kasus dugaan penyelundupan Harley dan sepeda Brompton.

Mantan Komisaris Utama Garuda, Sahala Lumban Gaol menyatakan tim direksi dan komisaris yang baru diisi orang-orang yang menjanjikan. 

Direksi dan komisaris baru diharapkan menjalin hubungan baik dengan pilot dan awak kabin, yang menjadi ujung tombak perusahaan.

Menteri BUMN, Erick Thohir lewat keterangan tertulis menaruh harapan besar kepada Dirut Garuda Indonesia yang baru. 

Ia mengatakan, "Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip good corporate governance dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi."

Ia juga berbicara soal terpilihnya putri Presiden ke-4 Indonesia, Abdurahman Wahid, yakni Yenny Wahid

Erick menyatakan, "Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni. Ibu Yenny merupakan komisaris independen, perwakilan publik yang dapat dipercaya."
 

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:20
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.189 ORANG: 779 SEMBUH, 93 MENINGGAL DUNIA, 317 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 5.310 POSITIF, 2.064 SEMBUH, 187 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 5.914 POSITIF, 2.115 SEMBUH, 258 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 7.294 POSITIF, 3.162 SEMBUH, 239 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 15.324 POSITIF, 9.721 SEMBUH, 706 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 17.230 POSITIF, 6.961 SEMBUH, 1.247 MENINGGAL DUNIA   JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA    PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237,18 M   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 463 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 80,094 POSITIF, 39,050 SEMBUH, 3,797 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 1.122.339 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 161 LABORATORIUM