HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Tipu Muslihat Kerajaan Fiktif, Ini Solusi Menghindarinya

Minggu, 19 Januari 2020 | 03:01 WIB

Munculnya Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire, hingga Kesultanan Selacau bikin heboh masyarakat Indonesia akhir-akhir ini.

Pengikutnya pun tidak sedikit. Sejumlah faktor jadi pemicu orang mengikuti kelompok-kelompok tersebut, salah satunya kemampuan kelompok tersebut menciptakan narasi. 

Menteri Sosial, Juliari Batubara juga mengatakan masyarakat kerap kali gampa kena tipu dengan hal-hal yang menawarkan imbalan yang diraih dalam waktu cepat.

Untuk mengatasi hal ini, Pengamat Sosial UI Devi Rahmawati memberikan solusinya. Devi merangkumnya dengan 2 M.

Pertama, biasanya mempertanyakan sesuatu. Jika kita mendapati suatu narasi yang "too good to be true" seperti investasi yang memberikan imbalan besar dalam waktu cepat, kita wajib mempertanyakannya, "masa sih?", "Apa iya ya?".

Kedua, hentikan membandingkan diri kita dengan orang lain. Banyak orang jadi stres karena terlalu "kepo" dengan orang lain. Ketika orang lain gonta-ganti mobil, kita iri dan semacamnya. Nah, inilah yang bikin orang tergiur dengan keuntungan-keuntungan yang ditawarkan tersebut. 

Penulis : Christandi Super



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:56
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB    HOTLINE EMERGING OPERATION CENTER (EOC) VIRUS KORONA KEMENKES: 021-5210411 DAN 081212123119   CEGAH PENULARAN VIRUS KORONA DENGAN MENERAPKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)   SEBANYAK 59 WARGA FILIPINA DI KAPAL DIAMOND PRINCESS POSITIF TERINFEKSI VIRUS    MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PEMERINTAH TERUS BERUPAYA BEBASKAN 5 WNI YANG DICULIK KELOMPOK ABU SAYYAF   KEPALA BNPB DONI MONARDO SEBUT BANJIR DI SEJUMLAH WILAYAH DKI JAKARTA DISEBABKAN PENURUNAN MUKA TANAH   PEMKOT BOGOR MENDAPAT BANTUAN RP 36 MILIAR DARI PEMPROV DKI JAKARTA UNTUK BANGUN SUMUR RESAPAN ATASI BANJIR   KETUA DPR PUAN MAHARANI MENILAI PEMERINTAH TIDAK MAKSIMAL SOSIALISASIKAN "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH AKAN EVAKUASI WNI ABK WORLD DREAM KE PULAU SEBARU, KEPULAUAN SERIBU   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH UTAMAKAN PRINSIP KEHATI-HATIAN TANGANI PEMULANGAN WNI DI DIAMOND PRINCESS   WAKIL KETUA KOMISI III DPR A SAHRONI MENDORONG POLRI DAN BNN MANFAATKAN PON UNTUK KAMPANYE ANTINARKOBA    MENTERI KEUANGAN DAN GUBERNUR BANK SENTRAL G20 AKAN LONGGARKAN KEBIJAKAN MONETER HADAPI WABAH VIRUS KORONA   JAKSA AGUNG ST BURHANUDDIN MINTA KAJATI BINA KADES DALAM MENGELOLA DANA DESA