HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas malam

Anies Dinilai Gagal, Warga Unjuk Rasa

Rabu, 15 Januari 2020 | 02:13 WIB

Senin kemarin (13/01/2020), gugatan kelompok atau class action diajukan sekelompok warga terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Gugatan dilayangkan lantaran Anies dinilai gagal menangani banjir di Jakarta, meski BMKG sudah memberikan peringatan dini.

Dalam gugatannya, tim advokasi membawa 270 laporan warga korban banjir yang telah diverifikasi. Tim advokasi menyebut warga DKI Jakarta dirugikan hingga 43 miliar rupiah
akibat banjir yang merendam wilayah Jakarta pada 1 Januari 2020 kemarin.

Menjawab gugatan kelompok dari korban banjir di Ibu Kota, Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta mengklaim telah merespons dengan cepat bencana banjir yang melanda Jakarta pada awal tahun 2020.

Sekda DKI Jakarta, Saefullah menyatakan setiap petugas telah bergerak cepat sesuai dengan kerja dan tugas masing-masing dalam penanganan banjir.

Saefullah juga menyebutkan bahwa Pemprov telah memperbaiki sejumlah saluran air sehingga ruas jalan yang semula tergenang kini sudah bebas genangan.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani menilai aksi demonstrasi ini kurang tepat dilakukan karena seharusnya yang menjadi fokus perhatian saat ini ialah penanganan pascabanjir dan antisipasi puncak musim hujan.

Sebelumnya, polisi sudah mengantisipasi jalannya unjuk rasa ganti rugi banjir yang terjadi di depan Gedung Balai Kota. Aksi sekelompok orang terkait gugatan class action ini diwarnai kericuhan. Adu mulut terjadi antara kubu pro dan kontra. Situasi pun akhirnya berhasil dikendalikan aparat kepolisian.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:52
PSI MENDORONG DUA CAWAGUB DKI JAKARTA JALANI UJI PUBLIK AGAR MASYARAKAT TIDAK MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG”   KEMENTERIAN ESDM TAMBAH JARINGAN GAS BUMI HINGGA 4.762 RUMAH TANGGA DI PENAJAM PASER UTARA, KALTIM   KAPUSPENKUM KEJAKSAAN AGUNG KLAIM SEDANG LACAK ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA DI LUAR NEGERI   JUBIR ISTANA FADJROEL RACHMAN: PEMERINTAH SAMBUT POSITIF PEMBENTUKAN PANJA JIWASRAYA OLEH KOMISI VI & KOMISI XI DPR   KPK IMBAU STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES UNTUK MELAPOR HARTA KEKAYAAN SELAMBATNYA 20 FEBRUARI 2020   KPK SEBUT HANYA SATU DARI 21 STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES YANG SUDAH MELAPORKAN HARTA KEKAYAAN   TANGGAPI PIDATO MEGAWATI SOEKARNOPUTRI SOAL REKOMENDASI, GIBRAN RAKABUMING: SAYA SUDAH MELALUI MEKANISME PARTAI   MENKO POLHUKAM SEBUT INDONESIA BUKA OPSI PATROLI BERSAMA FILIPINA DAN MALAYSIA ATASI KELOMPOK ABU SAYYAF   DPR GELAR RAPAT PARIPURNA DENGAN AGENDA MENGESAHKAN RUU PRIORITAS YANG MASUK DALAM PROLEGNAS   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA MASYARAKAT TIDAK TERPENGARUH DRAF “OMNIBUS LAW” ABAL-ABAL   MENPAN-RB TJAHJO KUMOLO TARGETKAN PERAMPINGAN JABATAN ESELON III DAN IV RAMPUNG TAHUN INI   PEMPROV DKI: BERDASARKAN KONTRAK KERJA REVITALISASI MONAS SELESAI DESEMBER 2019   PEMPROV DKI JAKARTA BERI SANKSI PT BAHANA PRIMA NUSANTARA AKIBAT PENYELESAIAN REVITALISASI MONAS TIDAK TEPAT WAKTU   SELAIN ADJIE NOTONEGORO, POLDA JATIM DIJADWALKAN PERIKSA SELEBRITAS TATA JANEETA SEBAGAI SAKSI KASUS MEMILES