HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Assesmen Kompetensi, DPR: Guru Harus Dapat Pembekalan dan Sosialisasi yang Mendalam

Jumat, 13 Desember 2019 | 00:35 WIB

Gebrakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menghapus ujian nasional, tak bertepuk sebelah tangan. Presiden Joko Widodo menyatakan dukungan penuh. Namun beberapa anggota komisi X DPR RI meminta agar Nadiem tak terburu-buru.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim hari ini melakukan rapat kerja dengan Komisi X DPR soal penghapusan ujian nasional. Selain soal penghapusan ujian nasional, rapat kerja juga akan membahas soal sistem zonasi dan persiapan pelaksanaan anggaran tahun 2020.

Terkait dengan penghapusan ujian nasional, Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda sebelumnya menyampaikan dukungannya atas kebijakan Mendikbud. Presiden Joko Widodo menyatakan dukungan atas penghapusan ujian nasional oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.Presiden menyebut sistem asesmen kompentensi  sebagai pengganti ujian nasional diharapkan bisa menjadi tolok ukur kualitas pendidikan yang ada di tanah air. Selain asesemen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan survei karakter.

Rencana penghapusan ujian nasional oleh Mendikbud mendapat tanggapan dari mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK menganggap penghapusan ujian nasional membuat semangat belajar siswa bisa  menurun dan membuat siswa tidak bekerja keras.

Sementara itu Komisi Perlindungan Anak Indonesia mendukung Mendikbud Nadiem Makarim yang akan menghapus ujian nasional pada tahun 2021. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Retno Listyarti menilai asesmen kompetensi minimum sebagai pengganti ujian nasional, sebagai hal yang perlu didukung penerapannya.

Apakah metode baru pengganti UN ala Menteri Nadiem bisa betul-betul efektif membaca kompetensi para siswa dan mendorong kemampuan berpikir siswa? 

Kita bahas dengan sejumlah narasumber lewat sambungan satelit sudah bergabung Tenaga Ahli Utama Staf Khusus Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin. Di Menara Kompas hadir anggota Komisi X DPR dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera Ledia Hanifa dan Pengurus Ikatan Guru Indonesia Yuche Yahya Sukaca.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
15:46
SAKSIKAN KOMPAS TV DI MNC VISION CHANNEL 106 MULAI 1 FEBRUARI 2020   IMLEK MAKIN HOKI, DISKON 50% SELURUH PRODUK DI GERAI KOMPAS.ID! AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/HOKI 2020   INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION: PEMBANGUNAN SIRKUIT MOTOGP INDONESIA MENCAPAI 40 PERSEN   PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN INKLUSI KEUANGAN DI INDONESIA MENCAPAI 90 PERSEN HINGGA 2024   MENKOMINFO JOHNNY G PLATE SEBUT SISTEM TEKNOLOGI 5G AKAN DITERAPKAN DI IBU KOTA BARU DI KALIMANTAN TIMUR    KPPU KRITIK RENCANA PEMERINTAH MENAIKKAN KUOTA IMPOR GARAM INDUSTRI SEBESAR 6 PERSEN PADA 2020   KOMISI VII DPR AKAN BENTUK PANJA BAHAS PENERBITAN RUU MINERBA & ENERGI BARU TERBARUKAN DALAM PROLEGNAS 2020   DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA, POLISI AKAN PERIKSA KEJIWAAN TIGA PETINGGI SUNDA EMPIRE   KOMISI III DPR AKAN PANGGIL MENKUMHAM YASONNA LAOLY TERKAIT PENCOPOTAN DIRJEN IMIGRASI RONNY SOMPIE   KEMENPERIN PERKETAT PENGAWASAN BAHAN BAKU DAN PENOLONG INDUSTRI UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   MENLU RETNO MARSUDI: EVAKUASI WNI DARI WUHAN, TIONGKOK, SULIT DILAKUKAN KARENA MASIH DIISOLASI   ANTISIPASI VIRUS KORONA, KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN AKAN UJI LAB PRODUK PERIKANAN ASAL TIONGKOK   MENKOMINFO JOHNNY G PLATE MINTA MASYARAKAT BIJAK MENYEBARKAN INFORMASI MENGENAI VIRUS KORONA   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT DUA PASIEN YANG DIRAWAT DI RSHS NEGATIF TERJANGKIT VIRUS KORONA