HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas pagi

Sudah Kantongi Nama Dewan Pengawas KPK, Presiden Masih Tahan Pengumumannya

Rabu, 11 Desember 2019 | 10:51 WIB

Presiden Joko Widodo telah mengantongi sejumlah nama yang akan mengisi posisi Dewan Pengawas KPK periode 2019-2023. Meski mengaku sudah mengantongi sejumlah nama presiden masih enggan mengumumkan nama-nama yang telah masuk untuk mengisi Dewan Pengawas KPK.

Presiden Joko Widodo mengaku sudah merampungkan nama-nama yang akan duduk di struktur Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi. Dewan Pengawas KPK yang terdiri dari lima orang merupakan struktur baru di KPK. Keberadaan dewan pengawas diatur dalam Undang-Undang KPK hasil revisi, yakni Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Ketua dan anggota dewan pengawas dipilih oleh Presiden melalui panitia seleksi. Namun, untuk pembentukan dewan pengawas yang pertama kali ini, UU mengatur bahwa Presiden menunjuk langsung.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, mengatakan akan ada kejutan untuk nama-nama Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mahfud MD mengatakan nama-nama yang sudah berada di tangan Presiden Jokowi tersebut adalah orang-orang baik. Ia mengatakan Jokowi sudah memiliki kriteria khusus terkait Dewan Pengawas KPK.

Mahfud MD mengaku dirinya memberikan banyak masukan terkait nama-nama Dewan Pengawas KPK tersebut. Tetapi untuk pemilihannya tetap menjadi hak prerogatif Jokowi sebagai presiden. Ia menjelaskan, proses pemilihan anggota Dewan Pengawas KPK yang pertama dilakukan langsung presiden. Namun, Dewan Pengawas KPK selanjutnya akan dipilih melalui panitia seleksi.

#DewanPengawasKPK #PresidenJokoWidodo #KPK

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
17:53
BNNP DKI JAKARTA GAGALKAN PENYELUNDUPAN 1 KILOGRAM SABU DAN AMANKAN 4 TERSANGKA   MENTERI LUAR NEGERI RETNO MARSUDI: BELUM ADA WNI TERJANGKIT VIRUS KORONA   CEGAH VIRUS KORONA, ANGKASA PURA II PERKETAT PENGAWASAN DI BANDARA   POLISI KOORDINASI DENGAN KEDUTAAN BESAR AS USUT KASUS PENYELUNDUPAN BROWNIES GANJA   TUNJUK YENNY WAHID SEBAGAI KOMISARIS GARUDA INDONESIA, MENTERI BUMN PASTIKAN TAK ADA INDIKASI BAGI-BAGI JABATAN   TETAPKAN 5 HAKIM AGUNG, KOMISI III DPR PASTIKAN TIDAK ADA NAMA TITIPAN   PEMERIKSAAN PSIKOLOGIS, 2 TERSANGKA KASUS PENDIRIAN KERATON AGUNG SEJAGAT DINYATAKAN TIDAK MEMILIKI GANGGUAN JIWA   PRESIDEN JOKOWI MINTA MENHAN PRABOWO SUBIANTO BUAT RENCANA STRATEGIS UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PRAJURIT TNI   PRESIDEN JOKO WIDODO MINTA TNI BERANI KEMBANGKAN DRONE BERSENJATA   PRESIDEN JOKO WIDODO: TRANSPORTASI IBU KOTA BARU SERBA ELEKTRIK DAN OTOMATIS   KEMENKEU: ALOKASI PEMBIAYAAN PROYEK LEWAT SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA CAPAI RP 27,35 TRILIUN PADA 2020   PERUSAHAAN GAS NEGARA OPTIMISTIS BANGUN JARINGAN GAS 700.000 SAMBUNGAN RUMAH PADA TAHUN INI   KOMISI III DPR AKAN PANGGIL MENKUMHAM YASONNA LAOLY DALAM RAKER BERSAMA BAHAS SOAL HARUN MASIKU   PEMECATAN HELMY YAHYA DARI DIRUT TVRI, ANGGOTA KOMISI I DPR MUHAMMAD FARHAN: HARUS AUDIT INVESTIGASI