HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Jokowi: Copot Oknum Penegak Hukum yang Peras Pengusaha!

Jumat, 22 November 2019 | 08:12 WIB

Kapolri Jenderal Idham Azis akan mencopot kapolda atau kapolres yang meminta jatah di proyek, dan mengganggu proses investasi di daerah.

Dalam rapat kerja dengan komisi III DPR, salah satu pembahasan adalah adanya keluhan kepala daerah terkait "jatah" untuk kapolres hingga kapolda. "Jatah" yang dimaksud merupakan anggaran aparat hingga alokasi proyek untuk anggota kepolisian.

Menanggapi laporan ini, Kapolri Jenderal Idham Azis siap mencopot oknum polisi yang terbukti meminta proyek, ataupun memeras pengusaha maupun pemerintah daerah.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar tidak ada oknum penegak hukum yang memeras pemda ataupun pengusaha, sehingga menghambat inovasi di suatu daerah. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi di acara rapat koordinasi nasional Indonesia maju pemerintah pusat dan forko-pimda 2019, di Sentul, Jawa Barat, pada 13 November 2019 lalu.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
07:59
KEMENPERIN BENTUK TIM PEMANTAU PROTOKOL KESEHATAN KEGIATAN INDUSTRI   CEGAH PENYEBARAN KORONA MELALUI UDARA, JUBIR PENANGANAN COVID-19 IMBAU WARGA TAK BERBICARA SAAT DI ANGKUTAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN LARANG PETAHANA CANTUMKAN IDENTITAS DI KEMASAN BANTUAN SOSIAL   KEMENDIKBUD LARANG PENYELENGGARAAN PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH SECARA LANGSUNG   MENDAGRI MINTA KEPALA DAERAH KENALKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU DENGAN PENDEKATAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL   KEMENKES TETAPKAN BATASAN BIAYA TERTINGGI “RAPID TEST” RP 150.000 UNTUK PASIEN MANDIRI   PT JAKARTA PROPERTINDO OPTIMISTIS REVITALISASI PUSAT KESENIAN TAMAN ISMAIL MARZUKI SELESAI 2021   KLAIM SUDAH BERDAMAI DENGAN SENIMAN, PT JAKARTA PROPERTINDO LANJUTKAN REVITALISASI TAMAN ISMAIL MARZUKI   POLRI AKAN BERKOORDINASI DENGAN KEJAKSAAN AGUNG TERKAIT PENANGANAN KASUS MARIA PAULINE LUMOWA   DITPOLAIRUD POLDA BALI TANGKAP 7 PELAKU PERDAGANGAN PENYU HIJAU YANG DILINDUNGI   HASIL SURVEI LITBANG KOMPAS: 69,6 PERSEN SETUJU “RESHUFFLE” MENTERI KABINET KERJA   KAPOLRESTABES MEDAN SITA ALAT KONTRASEPSI DAN SEJUMLAH UANG DARI PENANGKAPAN SELEBRITAS HH   POLDA METRO JAYA SEBUT 19 KORBAN KEJAHATAN SEKSUAL WNA PERANCIS, FAC, SUDAH DIKETAHUI IDENTITASNYA   KETUA KOMNAS PEREMPUAN ANDY YENTRIYANI: TIDAK ADA ALASAN BAGI DPR MENUNDA PENGESAHAN RUU PKS