Kompas TV klik360 cerita indonesia

Hari Kedua Perluasan Ganjil Genap, Kualitas Udara DKI Jakarta Membaik

Rabu, 11 September 2019 | 17:00 WIB

Pantauan airvisual.com, kualitas udara DKI Jakarta membaik, Selasa (10/9). Hal ini terjadi pada hari kedua pelaksanaan perluasan ganjil genap.Jakarta berada di urutan ke-14 sebagai kualitas udara terburuk di dunia. Parameter us air quality index dengan 74 atau tercemar sedang. Kondisi ini jauh lebih baik dari hari sebelumnya.

Pada Senin (9/9), Jakarta tempati urutan kedua kota besar dengan kualitas udara terburuk di dunia. Selama sebulan sejak masa coba pemberlakuan ganjil genap, kualitas udara di Jakarta masih didominasi kondisi tak sehat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun meluncurkan sejumlah langkah merespons keluhan warga belakangan atas buruknya kualitas udara. Beberapa di antaranya adalah memperketat ketentuan uji emisi bagi kendaraan umum dan kendaraan pribadi, mempercepat peremajaan 10.047 bus kecil, memasang panel surya pada gedung sekolah, fasilitas olahraga, dan gedung milik pemda, serta memastikan instalasi dan publikasi hasil sistem pemantauan emisi berlanjut pada pembangunan pembangkit listrik dan cerobong industri aktif.

Tak hanya itu, aspek kualitas lingkungan yang sangat memprihatinkan serta rasio kemacetan menjadi pertimbangan perluasan penerapan sistem ganjil-genap kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan perluasan ganjil-genap guna mengurangi polusi udara di Jakarta.

Terkait hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta satuan polisi pamong praja provinsi DKI Jakarta membantu Pemprov dan Pemda DKI Jakarta untuk menegakkan aturan di lingkungan masyarakat. Satpol PP dan linmas diharapkan membantu menginformasikan warga jelang perpanjangan ganjil-genap yang akan segera dilakukan. Sementara itu, WALHI merekomendasikan ada rencana jangka panjang untuk penanganan polusi Jakarta.

#UdaraJakarta #DKIJakarta #UdaraJakartaBuruk

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Masa Transisi Banjir

Senin, 28 September 2020 | 17:16 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:21
IDI MENILAI TES USAP MANDIRI PERLU DILAKUKAN UNTUK PERLUAS PELACAKAN COVID-19    MENKO BIDANG PEREKONOMIAN MENYATAKAN PEMERINTAH MENYIAPKAN RP 21,8 TRILIUN UNTUK PROSES VAKSINASI COVID-19    HINGGA 28 SEPTEMBER 2020, RS DARURAT WISMA ATLET RAWAT 4.636 PASIEN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI SIAPKAN PERPRES VAKSIN COVID-19   KEPALA SATPOL PP JAKARTA PUSAT SEBUT PELANGGAN MASKER DI JAKPUS MENURUN PADA MINGGU KEDUA PSBB   PEMKOT DAN BAWASLU MATARAM, NTB, TANDA TANGANI MOU NETRALITAS ASN DALAM PILKADA   MENHUB BUDI KARYA SUMADI NILAI PT KAI BERKEMBANG IKUTI PERUBAHAN ZAMAN DENGAN PRINSIP "CUSTOMER ORIENTED"   PEMKOT BATAM BUKA FASILITAS ISOLASI MANDIRI VIP PASIEN COVID-19   KEMENKOP DAN UKM GULIRKAN PROGRAM MAGANG UNTUK CETAK WIRAUSAHA BARU   SATGAS COVID-19 GENCARKAN KAMPANYE PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT TAATI PROTOKOL KESEHATAN   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO USUL ACEH DAN BALI MASUK PROVINSI PRIORITAS PENANGANAN COVID-19   PEMERINTAH SIAPKAN TOWER 8 WISMA ATLET PADEMANGAN UNTUK ISOLASI PASIEN COVID-19 TANPA GEJALA   KPU KLAIM METODE KOTAK SUARA KELILING BISA JAMIN RAHASIA SUARA PEMILIH   KPU USUL METODE PEMUNGUTAN SUARA TAMBAHAN DI PILKADA BERUPA KOTAK SUARA KELILING