HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV TALKSHOW rosi

Integritas Diragukan, Pansel KPK Melawan | Menyelamatkan KPK - ROSI (1)

Jumat, 30 Agustus 2019 | 04:44 WIB

Sejak ditetapkan oleh Presiden Jokowi pada Mei 2019 lalu, Pansel Capim KPK tak henti-hentinya menerima kritik. Bahkan integritas mereka diragukan banyak pihak. Namun, hal itu tak membuat mereka risau dan terus melawan. Simak perlawanan Pansel KPK Hendardi & Al Araf atas hujan kritik dari Saor Siagian, Anita Wahid, dan Donal Fariz, di video berikut ini.

#ROSI #SaveKPK

Penulis : D I M



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
15:18
SUGENG RAWUH! AUDISI SUCI IX SIAP MENYAPA SEMARANG, 20 FEBRUARI 2020 DI AZYX CAFE PUKUL 10.00-19.00. LET'S MAKE LAUGH!   HORAS! IKUTI AUDISI SUCI IX DI KOTA MEDAN, 20 FEBRUARI 2020, DI MOJO SIP & DINE PUKUL 10.00-19.00, LET'S MAKE LAUGH !   DAMPAK DARI VIRUS KORONA, ANGKASA PURA I: JUMLAH PENUMPANG DI BANDARA NGURAH RAI BALI TERGERUS 16,25%   PEMPROV NTT FOKUS TANGANI STUNTING & KEMISKINAN DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA, TIMOR TENGAH SELATAN, DAN KUPANG   PULUHAN TERNAK, TERUTAMA KUDA DI SUMBA TIMUR, NTT, MATI KARENA KELAPARAN AKIBAT KETIADAAN PAKAN   DILEPAS SECARA MILITER, 8 JENAZAH KORBAN HELIKOPTER MI 17 DI PAPUA DIPULANGKAN   POLISI SITA 400 BATANG KAYU MERANTI YANG DIDUGA MERUPAKAN HASIL "ILLEGAL LOGGING" DI SUNGAI LANDAK, KALBAR   MENPERIN AGUS GUMIWANG KARTASASMITA DESAK PEMBENTUKAN LEMBAGA PEMBIAYAAN INDUSTRI   BANK INDONESIA: UTANG LUAR NEGERI INDONESIA SEBESAR RP 5.538 TRILIUN   BPS: NERACA PERDAGANGAN RI PADA JANUARI 2020 DEFISIT 864 JUTA DOLLAR AS   MENKEU SRI MULYANI CAIRKAN DANA BOS TAHAP I SEBESAR RP 9,8 TRILIUN UNTUK 136.579 SEKOLAH   BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL (BATAN) SIAPKAN 100 DRUM ANGKAT SISA ZAT RADIOAKTIF DI TANGERANG SELATAN   PEMERINTAH AKAN TERBITKAN PERPRES PENUTUPAN TAMBANG ILEGAL YANG SEBABKAN BENCANA DAN KERUGIAN BAGI MASYARAKAT   PEMERINTAH MENGHILANGKAN ATURAN MENGENAI IZIN LINGKUNGAN DALAM DRAF RUU "OMNIBUS LAW" CIPTA KERJA