HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ditolak, Risma Akan Berusaha Temui Mahasiswa Papua di Asrama Surabaya

Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:37 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana mendatangi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/8/2019).

Namun, rencana tersebut batal dilakukan lantaran adanya penolakan dari mahasiswa Papua yang menempati asrama tersebut. Mahasiswa di asrama tersebut disebut-sebut belum mau menerima siapa pun tamu yang akan berkunjung ke sana.

"Iya, kebetulan saya dilarang (oleh staf Wali Kota), mereka masih mau bicara dulu sebelum aku ke sana," kata Risma di rumah dinas wali kota, Surabaya, Selasa.

Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya untuk bisa menemui mahasiswa asal Papua tersebut agar bisa mengurai dan mencari solusi atas masalah yang terjadi. "Saya berusaha mendekat tapi mereka enggak mau, gitu ya. Mungkin nanti melalui Pak Lenis (Kogoya) ya," ujar Risma.

Kepala Humas Pemerintah Kota Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, Pemkot Surabaya akan melakukan pendekatan persuasif agar mahasiswa Papua yang menempati asrama di Jalan Kalasan bisa menerima kedatangan Risma.

"Kami akan terus upayakan untuk bisa mediasi dengan mereka (mahasiswa Papua)," tutur Fikser.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden dan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua Lenis Kogoya menyampaikan, Selasa malam, mahasiswa Papua di Jalan Kalasan menemuinya di salah satu hotel di Surabaya.

"Jadi bukannya mama (Risma) ditolak, bukan. Mereka itu (mahasiswa Papua) menunggu bagaimana makan papeda bersama," tutur Lenis.

Setelah bertemu dengan perwakilan mahasiswa Papua, pihaknya akan mengatur jadwal agar Risma bisa bertemu langsung dengan mahasiswa Papua yang tinggal di asrama tersebut. "Kami akan atur jadwal yang baik, setelah atur jadwal itu baru kita akan koordinasi dengan mama wali kota (Risma) dan mama gubernur (Khofifah), mungkin itu yang kita lakukan," kata Lenis.

#TriRismaharini #RismaDitolak #Papua

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Cerita Rasa

Resep Mudah Sop Konro

Jumat, 21 Februari 2020 | 13:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:35
BARESKRIM PERIKSA 7 SAKSI TERKAIT LIMBAH RADIOAKTIF DI PERUMAHAN BATAN INDAH, TANGERANG SELATAN    SOAL RUU CIPTA KERJA, MENTERI LHK SITI NURBAYA: NEGARA TIDAK AKAN LEMAH PADA PENJAHAT LINGKUNGAN    MENTERI LHK SITI NURBAYA BANTAH RUU CIPTA KERJA MENGABAIKAN PRINSIP LINGKUNGAN   TANAM MANGROVE, KAPOLRI DAN PANGLIMA TNI MENGAJAK GENERASI MUDA PEDULI LINGKUNGAN    KPK: TINGKAT KEPATUHAN LHKPN SECARA NASIONAL MASIH RELATIF RENDAH YAITU SEBESAR 38,90 PERSEN   KPK SEBUT 7 STAF KHUSUS BARU PRESIDEN JOKOWI SUDAH MENYETORKAN LHKPN   PRESIDEN JOKOWI RESMIKAN REHABILITASI MADRASAH DI PEKANBARU, RIAU    GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SETUJU BAYAR SPP MENGGUNAKAN UANG ELEKTRONIK   KPK PANGGIL 4 PEGAWAI PT WASKITA KARYA SEBAGAI SAKSI KASUS DUGAAN KORUPSI PROYEK FIKTIF   KPK PANGGIL SOEPRIYONO SEBAGAI SAKSI TERKAIT KASUS DUGAAN SUAP MANTAN SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG NURHADI   POLRES METRO JAKPUS: 2.300 PERSONEL TNI DAN POLRI AMANKAN UNJUK RASA FPI, GNPF, DAN ALUMNI 212    ORANGTUA DILARANG MEROKOK DI DEPAN ANAK PADA DRAF RUU KETAHANAN KELUARGA    KOMNAS PEREMPUAN MENILAI RUU KETAHANAN KELUARGA MENGGUNAKAN SPIRIT PATRIARKI   JUBIR MENHAN: MANTAN TERORIS ATAU SIAPA PUN YANG MEMILIKI CATATAN KRIMINAL TAK BISA IKUT KOMPONEN CADANGAN