HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas bisnis

Manufaktur Lesu, Kredit Macet Mengancam

Rabu, 7 Agustus 2019 | 13:45 WIB

Perlambatan ekonomi diprediksi berlanjut. Sinyalnya adalah perputaran bisnis korporasi yang tak begitu menggembirakan. Lesu darah korporasi terlihat jelas di data Bank Indonesia. Pada Juli lalu, saldo giro rupiah korporasi mencapai 4,9 persen secara tahunan, naik signifikan dari posisi Mei yang hanya 1 persen. Semakin tinggi angka giro korporasi menjadi pertanda bahwa putaran bisnis belum terlalu bergairah.

Manufaktur menjadi salah satu sektor yang kedodoran. Saat pertumbuhan ekonomi kuartal dua mencapai 5,05 persen, manufaktur hanya mampu berlari 3,54 persen, lebih lambat dari tahun lalu sebesar 3,88 persen.

Meski pemerintah optimistis dunia usaha membaik, ekonom tidak. Lebih jauh, suramnya sektor manufaktur justru mengancam kredit macet di perbankan.

Misalnya, statistik pembiayaan industri pengolahan dan kredit macetnya. Pada Januari, penyaluran kredit sebesar Rp 869 triliun dengan kredit macet Rp 24 triliun. Angka ini naik pada Mei, masing-masing Rp 885,4 triliun dan Rp 26,8 triliun.

Kendati Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga 25 basis poin, kebijakan longgar ini dirasa belum cukup memupuk rasa percaya diri dunia usaha berekspansi.

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
22:25
SUGENG RAWUH! AUDISI SUCI IX SIAP MENYAPA SEMARANG, 20 FEBRUARI 2020 DI AZYX CAFE PUKUL 10.00-19.00. LET'S MAKE LAUGH!   HORAS! IKUTI AUDISI SUCI IX DI KOTA MEDAN, 20 FEBRUARI 2020, DI MOJO SIP & DINE PUKUL 10.00-19.00, LET'S MAKE LAUGH !   MENDAGRI SEBUT PEMERINTAH AKAN MENYALURKAN DANA DESA SECARA LANGSUNG KE REKENING PEMERINTAH DESA   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MENGATAKAN PEMERINTAH TETAPKAN ALOKASI BESARAN DANA DESA RP 960 JUTA UNTUK TIAP DESA   EKONOM SENIOR EMIL SALIM INGATKAN PEMERINTAH AKAN DAMPAK "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA TERHADAP LINGKUNGAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD PERSILAKAN BURUH YANG TOLAK "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA DATANGI DPR   DIPERIKSA KPK, MANTAN DIREKTUR OPERASI PELINDO II DANA AMIN MENGAKU TIDAK TERLIBAT KASUS RJ LINO   BNPB SERAHKAN 1 UNIT HELIKOPTER UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA PREMIUM DI LABUAN BAJO, MANGGARAI BARAT, NTT   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY PASTIKAN ALAT DETEKSI VIRUS KORONA DI INDONESIA TIDAK PERLU DIRAGUKAN VALIDITASNYA   KOMNAS HAM INGATKAN PRESIDEN JOKOWI UNTUK TUNTASKAN KASUS DI PANIAI   KEPALA KANTOR STAF PRESIDEN MOELDOKO BANTAH PERISTIWA PANIAI SEBAGAI PELANGGARAN HAM BERAT   MENLU TURKI MEVLUT CAVUSOGLU MINTA TIONGKOK UNTUK TIDAK MENGANGGAP SEMUA ETNIS UIGHUR SEBAGAI TERORIS    TNI SIAP MENGAMANKAN PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   POLDA JATIM MINTA PUTRA PIMPINAN PESANTREN DI JOMBANG HADIRI PEMERIKSAAN SEBAGAI TERSANGKA KASUS PELECEHAN SEKSUAL