HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional gelar perkara

Investasi Bodong Berkedok Bisnis Pengeringan Jamu

Minggu, 4 Agustus 2019 | 23:00 WIB

Jangan mudah percaya dengan tawaran investasi yang menjanjikan untung besar. Di Klaten, Jawa Tengah 1800 orang menjadi korban investasi bodong berkedok, pengeringan jamu herbal. Bukannya untung korban justru merugi. Total angka kerugiannya pun fantastis mencapai Rp18 miliar rupiah.

Ingin untung justru buntung, inilah yang dirasakan Menik Watini dan ratusan warga yang mendatangi polres klaten pada 15 Juli siang. Mereka datang untuk melaporkan kasus penipuan berkedok investasi yang dilakukan oleh PT Khrisna Alam Sejahtera. Bagaiamana modus dari investasi pengeringan jamu ini, berikut penelusurannya.

Editor : Dian Septina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
07:05
KPU PREDIKSI BIAYA PILKADA 2020 MENINGKAT JIKA DIGELAR DI MASA PANDEMI COVID-19   HINDARI KERUMUNAN MASSA, KPAI SARANKAN PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DILAKUKAN SECARA DARING   KETUA KOMISI X DPR SYAIFUL HUDA TOLAK WACANA PEMBUKAAN SEKOLAH DI ZONA MERAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   WALI KOTA BEKASI IZINKAN WARGA YANG TINGGAL DI ZONA HIJAU COVID-19 SHALAT JUMAT DI MASJID MULAI PEKAN DEPAN   PEMKOT JAKARTA BARAT FUNGSIKAN MASJID KH HASYIM ASYARI UNTUK ISOLASI PEMUDIK YANG BALIK KE JAKARTA   YLKI TOLAK RENCANA PEMBUKAAN MAL DI DKI JAKARTA PADA 5 JUNI 2020   PSBB DIPERPANJANG, PEMKOT BOGOR PERKETAT PROTOKOL KESEHATAN DAN ARUS KELUAR MASUK   POLDA SUMATERA BARAT SIAPKAN 6.000 PERSONEL UNTUK DUKUNG KEBIJAKAN KENORMALAN BARU   MENTERI PUPR MINTA BADAN PENGEMBANGAN SDM SIAPKAN MODUL “E-LEARNING” DI ERA KENORMALAN BARU   TIDAK PERPANJANG PSBB, PEMKOT MALANG SIAPKAN SKEMA KENORMALAN BARU   PEMKOT SOLO PERPANJANG STATUS KEJADIAN LUAR BIASA VIRUS KORONA HINGGA 7 JUNI 2020   GUBERNUR JATENG AKAN BERI MODAL DAN PELATIHAN KERJA UNTUK WARGA YANG TAK KEMBALI KE JAKARTA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO LARANG WARGA YANG TERLANJUR MUDIK UNTUK KEMBALI KE JAKARTA   GUGUS TUGAS COVID-19: WARGA YANG AKAN KEMBALI KE JAKARTA HARUS UNDUH APLIKASI BERSATU LAWAN COVID (BLC)