Kompas TV klik360 top 3 news

Tiga Berita Terpopuler Rabu, 5 Juni 2019

Rabu, 5 Juni 2019 | 21:30 WIB

Berikut ini 3 berita terpopuler hari ini yang disampaikan oleh Jurnalis KompasTV, Mysister Tarigan:

1. Presiden Joko Widodo salat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Sejumlah Menteri Kabinet Kerja dan Duta Besar Negara sahabat juga turut ikut laksanakan salat.

2. Dua kelompok terlibat tawuran di ruas jalan KS Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu Pagi. Dua kelompokwarga yang terlibat yakni warga Kota Bambu dan warga Jati Pulo.

3. Komandan Kogasman Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono beserta Ibas dan keluarga bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo di Istana. Setelah itu, mereka mengunjungi Megawati Soekarnoputri.

#top3news #presidenjokowi #idulfitri1440h

Editor : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:26
PK TERHADAP PERKARA MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG DITOLAK, KPK: KAMI HORMATI PUTUSAN MA   MA TOLAK PERMOHONAN PK YANG DIAJUKAN KPK TERKAIT PUTUSAN MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG   KOORDINATOR MAKI BOYAMIN SAIMAN MENILAI BARESKRIM POLRI PERLU MEMERIKSA JAKSA PINANGKI TERKAIT DJOKO TJANDRA   KPAI SARANKAN KEMENDIKBUD GRATISKAN INTERNET SISWA DARI DANA PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK (POP)   SOAL KLAIM HADI PRANOTO, KEMENKES: OBAT HARUS LOLOS UJI ILMIAH   KAROPENMAS SEBUT BARESKRIM PANGGIL PENGACARA DJOKO TJANDRA, ANITA KOLOPAKING SELASA, 4 AGUSTUS 2020   BUPATI BOGOR MINTA PENAMPUNGAN MIGRAN DIPINDAH DARI PUNCAK BOGOR   KEMENKES MINTA MASYARAKAT TIDAK MUDAH PERCAYA KLAIM HADI PRANOTO   TANGGAPI HADI PRANOTO, KEMENKES TEGASKAN PRODUKSI OBAT TIDAK SEMBARANGAN    GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOTO AKAN POTONG GAJI ASN YANG LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI KANTOR   KEMENDIKBUD BERI BANTUAN DANA UANG KULIAH TUNGGAL KEPADA 419.605 MAHASISWA TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   GUBERNUR JAWA TIMUR KHOFIFAH INDAR PARAWANSA TEGASKAN PENENTUAN ZONA HIJAU BUKAN WEWENANG DAERAH   BAWASLU SEBUT PENYEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK PENYELENGGARA PILKADA BELUM 100 PERSEN    KEMENRISTEK TIDAK PERNAH MEMBERIKAN DUKUNGAN UJI KLINIS OBAT HERBAL PRODUKSI BIO NUSWA YANG DIAKUI HADI PRANOTO