Kompas TV video vod

Rugikan Negara Rp 2,3 Triliun, 2 Terdakwa Korupsi E-KTP Divonis 4 Tahun Penjara

Selasa, 1 November 2022 | 13:17 WIB

Penulis : Kharismaningtyas

KOMPAS.TV - Ketua Tim Teknis Pengadaan dan Penerapan E-KTP, Husni Fahmi dan Eks Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia atau PNRI, Isnu Edi Wijaya divonis empat tahun penjara dan denda Rp 300 juta.

Hakim Tipikor memutuskan kedua terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik terbukti bersalah telah memperkaya diri dan tindak pidana korupsi yang merugikan negara sebanyak Rp 2,3 triliun.

Sidang lanjutan kasus korupsi KTP Elektronik dengan dua terdakwa ketua tim teknis pengadaan dan penerapan E-KTP, Husni Fahmi dan Eks Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia atau PNRI, Isnu Edi Wijaya digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat

Dalam amar putusan, Ketua Majelis Hakim, Yusuf Pranowo memutuskan bahwa kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan melakukan perbuatan memperkaya diri yang merugikan negara Rp 2,3 triliun.

Dengan putusan tersebut, kedua terdakwa divonis empat tahun penjara dengan denda Rp 300 juta, subsider enam bulan kurungan penjara. 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x